Fitri , Az Zahra (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BERLEBIH PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (176Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4034Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (3265Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Kenaikan berat badan kehamilan yang melebihi rekomendasi dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Faktor yang diduga berperan meliputi asupan zat gizi, aktivitas fisik, IMT sebelum kehamilan, serta faktor sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kenaikan berat badan berlebih pada ibu hamil di UPT Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung. Metode Penelitian: Penelitian deskriptif analitik dengan desain potong lintang pada 102 ibu hamil trimester II–III yang dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Asupan energi, protein, karbohidrat, dan lemak dinilai melalui 24-hour dietary recall dan dikategorikan berdasarkan TKG menjadi kurang/cukup/lebih. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner PPAQ dan dikategorikan rendah, sedang, tinggi. Data IMT sebelum kehamilan, pendidikan, dan pendapatan diperoleh dari data/kuesioner. Hasil Penelitian: Mayoritas responden mengalami kenaikan berat badan berlebih (72,5%). Responden dengan asupan energi kurang sebesar 50,0%; asupan protein cukup 62,7%; asupan karbohidrat cukup 46,1%; dan asupan lemak lebih 43,1%. Aktivitas fisik didominasi kategori rendah (61,8%). Terdapat hubungan bermakna antara kenaikan berat badan berlebih dengan asupan energi (p< 0,001), asupan protein (p = 0,014), asupan lemak (p = 0,001), dan IMT sebelum kehamilan (p = 0,033). Tidak terdapat hubungan bermakna dengan asupan karbohidrat (p = 0,134), aktivitas fisik (p = 0,133), pendidikan (p = 0,193), dan pendapatan(p = 0,942). Simpulan: Asupan energi, protein, lemak, serta IMT sebelum kehamilan berhubungan dengan kejadian kenaikan berat badan berlebih pada ibu hamil. Diperlukan edukasi gizi dan pemantauan kenaikan berat badan selama kehamilan, terutama pada ibu dengan IMT sebelum hamil tinggi dan pola asupan berisiko. Kata Kunci: Aktivitas fisik, asupan energi, asupan lemak, IMT sebelum kehamilan, ibu hamil, kenaikan berat badan berlebih.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507063840 Digilib |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 06:10 |
| Terakhir diubah: | 03 Feb 2026 06:10 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95522 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
