Ferni, Kriswidiana (2026) PERAN SATLANTAS POLRESTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF (Studi Kasus Polresta Bandar Lampung). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (245Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3065Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2480Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang memiliki dampak serius dan berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan masyarakat. Meskipun insiden ini sebenarnya bisa dicegah melalui pengawasan yang memadai, tetapi tidak jarang menimbulkan korban jiwa, cedera fisik, serta kerugian finansial yang cukup besar, terutama bila terjadi pelanggaran lalu lintas yang akhirnya memasuki proses hukum. Di Indonesia, khususnya di Kota Bandar Lampung, kecelakaan lalu lintas yang ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung mendapat perhatian yang signifikan, seperti yang tercatat dalam berbagai laporan resmi dan putusan pengadilan. Dalam menangani kasus tersebut, selain memperhatikan aspek hukum biasa, juga diterapkan pendekatan alternatif berupa keadilan restoratif, yang bertujuan untuk memulihkan hubungan antara pelaku dengan korban. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Narasumber penelitian terdiri dari Kanit Satlantas Polresta Bandar Lampung, Penyidik Pembantu Satlantas Polresta Bandar Lampung dan Dosen Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi lapangan, selanjutnya data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian dan diskusi menunjukkan bahwa Satlantas Polresta Bandar Lampung berperan penting dalam menyelesaikan tindak pidana kecelakaan lalu lintas berdasarkan keadilan restoratif, yang menekankan pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat, bukan sekadar hukuman. Dalam studi kasus Polresta Bandar Lampung, Satlantas bertindak sebagai mediator aktif yang memfasilitasi mediasi, mempertimbangkan kesalahan pelaku yang dilakukan sadar dan tanpa paksaan, namun lebih fokus pada restitusi dan rehabilitasi daripada sanksi pidana konvensional. Solusi yang sering diterapkan meliputi kesepakatan damai, pembayaran ganti rugi langsung kepada korban, dan program edukasi keselamatan berkendara bagi pelaku. Peran ini menghasilkan dampak positif seperti pengurangan beban sistem peradilan pidana, peningkatan kepuasan korban, serta pencegahan kecelakaan berulang, sehingga pendekatan keadilan restorative dinilai efektif dalam konteks pelanggaran lalu lintas di wilayah tersebut.Ferni Kriswidiana Saran dari penelitian ini, Satlantas Polresta Bandar Lampung perlu terus mengoptimalkan penerapan keadilan restoratif sesuai Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021, serta meningkatkan profesionalisme dan pemahaman hukum masyarakat agar penerapan keadilan restoratif tetap efektif, adil, dan berkelanjutan. atlantas juga perlu menjaga keseimbangan faktor-faktor penegakan hukum, substansi hukum, aparat, sarana, masyarakat, dan budaya. Kata Kunci: Satlantas, Kecelakaan Lalu Lintas, Keadilan Restoratif.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2507591674 Digilib |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 08:11 |
| Terakhir diubah: | 03 Feb 2026 08:11 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95546 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
