Artika Ananda Putri, Nasution (2025) HUBUNGAN ANTARA REGIMEN TERAPI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DENGAN KEBERHASILAN TERAPI PADA PASIEN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT (TB-RO) DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK TAHUN 2023–2024. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
abstrak.pdf Download (231Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1802Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (1844Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Tuberkulosis resisten obat (TB-RO) merupakan tantangan serius dalam pengendalian TB karena membutuhkan regimen terapi yang lebih kompleks, lama, dan berpotensi menimbulkan efek samping. Pemilihan regimen yang tepat sangat penting untuk mencapai keberhasilan terapi. Indonesia menggunakan beberapa regimen, termasuk BPaL/M, jangka pendek, dan jangka panjang. Namun, data mengenai hubungan antara jenis regimen dengan keberhasilan terapi masih terbatas, khususnya di Provinsi Lampung. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara regimen terapi dengan keberhasilan pengobatan pada pasien TB-RO di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional dengan data sekunder rekam medis pasien TB-RO tahun 2023–2024. Sebanyak 148 pasien memenuhi kriteria inklusi. Regimen yang diteliti meliputi BPaL/M, regimen jangka pendek, dan regimen jangka panjang. Keberhasilan terapi ditentukan berdasarkan kriteria WHO (sembuh dan pengobatan lengkap). Analisis hubungan digunakan uji Chi- square untuk melihat hubungan antara jenis regimen dan keberhasilan terapi. Hasil: Dari 148 pasien TB-RO, 33 pasien (22,3%) menggunakan regimen BPaL/M, 17 pasien (11,5%) regimen jangka pendek, dan 98 pasien (66,2%) regimen jangka panjang. Sebanyak 124 pasien (83,8%) mencapai keberhasilan terapi, sedangkan 24 pasien (16,2%) mengalami kegagalan. Uji Chi-square menunjukkan nilai p=0,584, sehingga tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis regimen terapi OAT dan keberhasilan terapi pada pasien TB-RO di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Kesimpulan: Regimen terapi obat anti tuberkulosis (OAT) tidak berhubungan dengan keberhasilan terapi pada pasien tuberkulosis resisten obat (TB-RO) di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2023–2024 Kata Kunci: keberhasilan terapi, regimen BPaL/M, regimen jangka panjang, regimen jangka pendek, tuberkulosis resisten obat
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507529807 Digilib |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 02:47 |
| Terakhir diubah: | 04 Feb 2026 02:47 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95604 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
