PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG POLIS DALAM KASUS WANPRESTASI PERUSAHAAN ASURANSI (STUDI PUTUSAN NOMOR 41/PDT.G/2020/PN Mme)

AKBAR , RAYHAN NUGROHO (2026) PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG POLIS DALAM KASUS WANPRESTASI PERUSAHAAN ASURANSI (STUDI PUTUSAN NOMOR 41/PDT.G/2020/PN Mme). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (233kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Kasus wanprestasi dalam perjanjian asuransi masih banyak terjadi, salah satunya sebagaimana terlihat dalam sengketa antara ahli waris almarhum Chrisantus Winata dengan PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Cabang Maumere, di mana perusahaan asuransi tidak memenuhi kewajiban pembayaran klaim sebagaimana tercantum dalam Polis Nomor 2004355080. Kasus tersebut mengangkat tiga permasalahan utama dalam penelitian ini, yaitu bagaimana perlindungan hukum diberikan kepada pemegang polis yang mengalami wanprestasi, pertimbangan hakim dalam memutus perkara wanprestasi dalam Putusan Nomor 41/PDT.G/2020/PN Mme, serta akibat hukum yang timbul bagi para pihak berdasarkan putusan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian ini menerapkan pendekatan perundang-undangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumber sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka dan analisis dokumen. Metode pengolahan data dilakukan dengan pemeriksaan, rekonstuksi, dan sistematika data. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi pemegang polis dapat diberikan melalui dua mekanisme, yaitu perlindungan preventif melalui UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan POJK Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, serta perlindungan represif melalui mekanisme gugatan wanprestasi ke pengadilan. Pertimbangan hakim dalam perkara ini menyatakan bahwa PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Cabang Maumere telah melakukan wanprestasi, perbuatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 1238 jo. Pasal 1243 KUHPerdata. Akibat hukum bagi Penggugat adalah hak Penggugat dikembalikan, yaitu menerima pembayaran klaim asuransi sesuai polis tersebut, sedangkan bagi Tergugat wajib membayarkan ganti kerugian atas klaim asuransi dari pihak Penggugat serta membayar biaya perkara sesuai dengan putusan pengadilan. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Wanprestasi, Asuransi.

Item Type: Other
Subjects: ?? 340 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 2507549261 Digilib
Date Deposited: 09 Feb 2026 08:27
Last Modified: 09 Feb 2026 08:27
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95945

Actions (login required)

View Item View Item