INTAN , SORAYA (2026) PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA ALAT BERAT ANTARA PT. VICINDO JAYA MAKMUR DENGAN PT. PACIFIC GLOBAL UTAMA. FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (1139Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2105Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2105Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Terhadap pelaksaan perjanjian sewa menyewa alat berat terkadang terdapat keadaan lalai yakni salah satu poin di atas tidak terpenuhi. Begitu pula dengan perjanjian sewa menyewa alat berat yang dilakukan antara PT. VJM dengan PT. PGU, dalam pelaksaan terhadap Perjanjian Sewa Alat Berat Nomor 11/PGU- VJM/X/2021 adanya keadaan lalai yang dilakukan oleh PT. PGU. Dalam perjanjian tersebut telah disepakati hak dan kewajiban dari setiap pihak yang terlibat. Pada PT. VJM yang bergerak di bidang General Constriction and supplier. Perusahaan tersebut menyediakan penyewaan salah satu aset milik perusahaan yaitu alat berat. Dalam pelaksanaan perjanjian sewa – menyewa alat berat yang dilaksanakan, PT. VJM menggunakan asas dalam perjanjian yaitu asas kebebasan dalam berkontrak. Yang artinya bahwa setiap orang berhak memperoleh apa yang dikehendakinya. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan perjanjian sewa menyewa alat berat antara PT. VJM dengan PT. PGU dan untuk bagaimana penyelesaian sengketa yang dapat dilakukan oleh PT. VJM apabila terjadi wanprestasi terhadap perjanjian sewa menyewa alat berat. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah hukum normatif, penelitian yuridis normatif adalah metode penelitian hukum yang berfokus pada kajian kaidah atau norma hukum positif melalui studi literatur atau data sekunder, seperti undang-undang, peraturan, teori, dan asas-asas hukum. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pada pelaksanaannya PT. VJM dan PT. PGU menggunakan perjanjian sewa-menyewa tertulis karna memberikan kepastian terhadap hak dan kewajiban para pihak yang membuatnya. Perjanjian sewa-menyewa dibuat secara tertulis dapat membantu proses pembuktian apabila terjadi perselisihan diantara para pihak yang membuatnya, maka perjanjian sewa-menyewa yang dibuat secara tertulis dapat berakhir secara hukum. Perjanjian sewa-menyewa alat berat PT. VJM ini kurang sesuai dengan isi perjanjian karna adanya biaya tambahan lain yang dikeluarkan oleh penyewa diluar dari yang tertera di dalam perjanjian tersebut. Dalam penyelesaian sengketa apabila terjadi wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian sewa alat berat antara PT. VJM dengan PT. PGU dapat ditempuh melalui jalur litigasi ataupun melalui jalur non litigasi berdasarkan pilihan secara sukarela para pihak yang bersengketa. Jika dipilih upaya penyelesaian sengketa melalui jalur non litigasi, gugatan melalui litigasi hanya dapat ditempuh apabila upaya tersebut dinyatakan tidak berhasil oleh salah satu atau para pihak yang bersengketa. Kata Kunci: Pelaksanaan, Perjanjian Sewa, Alat Berat, Perseroan Terbatas. In the implementation of heavy equipment rental agreements, sometimes there are situations of negligence, namely one of the points above is not fulfilled. Likewise with the heavy equipment rental agreement between PT. VJM with PT. PGU, in implementing the Heavy Equipment Rental Agreement Number 11/PGU- VJM/X/2021, PT. PGU. In this agreement, the rights and obligations of each party involved have been agreed. At PT. VJM operates in the General Constriction and supplier sector. The company provides rental of one of the company's assets, namely heavy equipment. In implementing the heavy equipment rental agreement, PT. VJM uses the principle in the agreement, namely the principle of freedom in contracting. Which means that everyone has the right to get what they want. The problem’s of this research is to analyze the implementation of heavy equipment rental agreements between PT. VJM with PT. PGU and to analyze dispute resolution that can be carried out by PT. VJM if there is a default on the heavy equipment rental agreement. The type of research used by the author in this study is normative law, normative juridical research is a legal research method that focuses on the study of positive legal rules or norms through literature studies or secondary data, such as laws, regulations, theories, and legal principles. The research results and discussion indicate that in its implementation PT. VJM and PT. PGU uses a written rental agreement because it provides certainty regarding the rights and obligations of the parties making it. A rental agreement made in writing can help the proof process if there is a dispute between the parties who made it, then the rental agreement made in writing can end legally. According to the lessee, the heavy equipment rental agreement of PT. This VJM is not in accordance with the contents of the agreement because there are additional costs incurred by the tenant outside of those stated in the agreement. In the case of default in the implementation of the heavy equipment rental agreement between PT. VJM and PT. PGU, dispute resolution can be pursued through the courts or outside the courts based on the voluntary choice of the disputing parties. If an out-of-court dispute resolution effort is chosen, a lawsuit through the courts can only be pursued if the effort is declared unsuccessful by one or both disputing parties. Keywords: Implementation, Rental Agreement, Heavy Equipment, Limited Liability Company.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2308438816 . Digilib |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 02:04 |
| Terakhir diubah: | 10 Feb 2026 02:04 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95959 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
