Silvina, Adelia (2026) Studi Etnobotani Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Repong Damar di Kecamatan Karya Penggawa,Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (186Kb) | Preview |
|
|
File PDF
FILE SKRIPSIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2569Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
FILE SKRIPSIS FULL TANPA BAB PEMBAHASAN-1.pdf Download (2287Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
ABSTRAK Keanekaragaman hayati di Indonesia mencakup sekitar 30.000 spesies tumbuhan yang tersebar di berbagai tipe ekosistem, salah satunya repong damar. Dengan keanekaragaman yang begitu melimpah, ironisnya Indonesia masih mengimpor sekitar 90% bahan baku obat yang juga diperparah oleh semakin tergerusnya praktik etnobotani di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan keanekaragaman hayati yang terdapat di ekosistem repong damar di Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung; mendapatkan jenis, bentuk pemanfaatan, dan cara pengolahan pemanfaatan tanaman tersebut; serta mendokumentasikan praktik etnobotani masyarakat setempat. Penelitian dilakukan dengan analisis vegetasi menggunakan metode cluster sampling (Hutan Produksi Terbatas dan Tanah Marga), dengan plot petak bersarang dan random sampling sebanyak 6 plot pada setiap cluster. Tahapan etnografi dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem repong damar di Kecamatan Karya Penggawa memiliki 39 spesies tanaman dengan nilai Indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,93, kekayaan jenis (D) sebesar 6,22, dan kemerataan jenis (E) sebesar 0,79, serta Indeks Nilai Penting (INP) yang didominasi kuat oleh spesies Anthoshorea javanica dengan nilai sebesar 136,25. Sebanyak 25 jenis tanaman teridentifikasi sebagai tanaman pangan, 27 spesies tanaman obat , 3 spesies tanaman ritual dan kepercayaan spiritual, 6 spesies tanaman bahan pakaian dan kerajinan, serta 11 spesies tanaman sebagai bahan bangunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekosistem repong damar memiliki kekayaan spesies yang tinggi dengan distribusi individu merata menandakan bahwa stabilitas ekologis yang baik. Pemanfaatan tanaman secara beragam oleh masyarakat setempat dan terkonfirmasi bahwa praktik etnobotani di Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung ada dan berhasil didokumentasikan dalam penelitian ini. Kata kunci: analisis vegetasi, etnobotani, repong damar, keanekaragaman hayati, Kecamatan Karya Penggawa. ABSTRACT Indonesia’s biodiversity comprises approximately 30,000 plant species distributed across various ecosystem types, one of which is the repong damar agroforestry system. Despite this remarkable biological richness, Indonesia paradoxically still imports nearly 90% of its medicinal raw materials, a situation further exacerbated by the gradual decline of ethnobotanical practices among younger generations. This study aimed to identify the biodiversity present in the repong damar ecosystem of Karya Penggawa Sub-district, Pesisir Barat Regency, Lampung, to determine plant species, forms of utilization, and processing methods, and to document local ethnobotanical practices. The study was conducted through vegetation analysis using a cluster sampling method across Limited Production Forest and Tanah Marga land types, employing nested plots and random sampling with six plots established in each cluster. Ethnographic data were collected using the snowball sampling technique. The results showed that the repong damar ecosystem in Karya Penggawa Sub-district comprises 39 plant species, with a Shannon–Wiener diversity index (H’) of 2.93, a species richness index (D) of 6.22, and an evenness index (E) of 0.79, while the Importance Value Index (IVI) was strongly dominated by Anthoshorea javanica with a value of 136.25. A total of 25 plant species were identified as food sources, 27 species as medicinal plants, 3 species for ritual and spiritual purposes, 6 species for clothing materials and handicrafts, and 11 species as construction materials. This study concludes that the repong damar ecosystem exhibits high species richness with a relatively even distribution of individuals, indicating good ecological stability. The diverse utilization of plant species by local communities further confirms that ethnobotanical practices in Karya Penggawa Sub-district, Pesisir Barat Regency, Lampung remain extant and were successfully documented in this study. Keywords: vegetation analysis, ethnobotany, repong damar, biodiversity, Karya Penggawa Sub-district.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Kehutanan |
| Pengguna Deposit: | 2308002788 . Digilib |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:34 |
| Terakhir diubah: | 10 Feb 2026 07:34 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96001 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
