Virania , Deva Rani (2026) UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN PERJUDIAN TOTO GELAP ONLINE (Studi Pada Polres Pesawaran). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK.pdf Download (123Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1755Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1657Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini membawa dampak positif sekaligus negatif bagi masyarakat, salah satunya maraknya praktik Perjudian Toto Gelap (togel) Online yang semakin sulit diberantas karena dilakukan melalui media digital. Meskipun telah diatur dan dilarang dalam Pasal 303 KUHP serta Pasal 27 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Berdasarkan data yang diperoleh dari Polresta Pesawaran, tercatat bahwa pada Tahun 2023 terdapat 3 kasus tindak pidana Perjudian Toto Gelap Online, kemudian adapula pada Tahun 2024 terdapat 2 kasus. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimanakah upaya kepolisian dalam penanggulangi kejahatan Perjudian toto gelap online, dan (2) Faktor penghambat upaya kepolisian dalam penanggulangan kejahatan Perjudian toto gelap online. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris yang meliputi data primer dan data sekunder, dimana masing-masing data diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan langsung. Dengan analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Kepolisian Resor Pesawaran dalam penanggulangan kejahatan Perjudian Toto Gelap (togel) Online dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu upaya pre-emtif, preventif, dan represif. Upaya preemtif diwujudkan dengan penyuluhan hukum dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta sanksi hukum perjudian. Upaya preventif dilakukan melalui kegiatan patroli rutin, pengawasan siber (cyber patrol), serta kerja sama lintas instansi untuk menutup akses ke situs-situs judi online. Sedangkan upaya represif meliputi penangkapan pelaku, penyitaan barang bukti, serta penegakan hukum sesuai dengan Pasal 303 KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Adapun faktor-faktor penghambat yang dihadapi oleh Polres Pesawaran meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya kesadaran hukum masyarakat, serta cepatnya perkembangan teknologi yang dimanfaatkan pelaku untuk berkamuflase. Secara keseluruhan, meskipun pelaksanaan upaya kepolisian telah berjalan cukup efektif, peningkatan koordinasi antarinstansi, optimalisasi teknologi informasi, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat masih diperlukan agar penegakan hukum terhadap tindak pidana perjudian togel online dapat terlaksana secara maksimal. Saran dalam penelitian ini adalah kepada pihak Kepolisian diharapkan meningkatkan pengetahuan mengenai dampak Perjudian Toto Gelap Online perlu dikomunikasikan kepada masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi oleh Kepolisian Pesawaran dan ulama serta tokoh masyarakat setempat yang dapat menambah pengetahuan tentang aturan larangan Perjudian dan dampak Perjudian. Kata Kunci: Perjudian, Toto Gelap Online, Kepolisian.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2308207552 . Digilib |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 02:54 |
| Terakhir diubah: | 12 Feb 2026 02:54 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96228 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
