PENGARUH KEKERINGAN TERHADAP VARIASI ZENITH TROPOSPHERIC DELAY (ZTD) DI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023 (Studi Kasus : Kabupaten Bogor)

RYO SEPTIAN, HARTAWAN (2026) PENGARUH KEKERINGAN TERHADAP VARIASI ZENITH TROPOSPHERIC DELAY (ZTD) DI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023 (Studi Kasus : Kabupaten Bogor). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK-ABSTRACT.pdf

Download (74Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3096Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Musim kemarau 2023 yang dipengaruhi fenomena El Niño menyebabkan penurunan curah hujan dan kelembapan udara di Kabupaten Bogor. Kondisi ini berdampak pada perubahan parameter atmosfer, terutama Zenith Tropospheric Delay (ZTD) yang diperoleh dari pengamatan GNSS. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kekeringan terhadap variasi ZTD serta hubungan antara ZTD dan indeks kekeringan Standardized Precipitation–Evapotranspiration Index (SPEI). Data GNSS dari stasiun CORS BIG (BAKO, BAK1, CLDO, CTGR) diolah menggunakan metode Precise Point Positioning (PPP) melalui CSRS-PPP untuk mendapatkan nilai ZTD dan ZWD. Data curah hujan dan suhu dari NASA POWER digunakan untuk menghitung nilai SPEI. Analisis korelasi dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian nilai ZTD CORS dengan ZPD IGS serta keterkaitannya dengan kondisi kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ZTD sekitar 2,500 m sampai dengan 2,400 m dan nilai ZWD 0,1500 m sampai dengan 0,1200 m yang menandakan penurunan yang signifikan di puncak kekeringan pada 11 September 2023 dengan nilai terendah di setiap stasiun sebesar 0,1200 m sampai dengan 0,1400 m untuk nilai ZWD dan nilai ZTD sebesar 0,1200 m hingga 2,500 m yang mencerminkan kondisi atmosfer yang lebih kering. Korelasi antara data RINEX CORS dan IGS menunjukkan nilai korelasi r = 0,6483 menunjukkan ikatan yang baik, sementara hubungan ZTD dan SPEI mengindikasikan bahwa penurunan ZTD sejalan dengan meningkatnya tingkat kekeringan dengan nilai korelasi r sebesar 0,5 sampai dengan 0,9 yang berarti hubungan yang kuat antara nilai ZTD dan SPEI. Pada uji akurasi untuk nilai SPEI dengan data BNP didapatkan nilai 70% untuk nilai Overall Accuracy yang menunjukkan kategori Baik.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Geodesi
Pengguna Deposit: 2308949592 . Digilib
Date Deposited: 12 Feb 2026 06:06
Terakhir diubah: 12 Feb 2026 06:06
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96255

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir