PENERAPAN PRINSIP STRICT LIABILITY DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN KONSUMEN DI ERA DIGITAL

YANGDINANTY , - (2026) PENERAPAN PRINSIP STRICT LIABILITY DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN KONSUMEN DI ERA DIGITAL. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text
TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem perdagangan konvensional menjadi transaksi berbasis elektronik (e-commerce) yang cepat dan praktis. Namun, kemudahan tersebut menimbulkan persoalan baru dalam perlindungan hukum konsumen, terutama terkait cacat produk, penyalahgunaan data, dan ketidaksesuaian barang. Penelitian ini membahas pengaturan prinsip strict liability dalam kerangka hukum transaksi perdagangan melalui sistem elektronik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan e-commerce di Indonesia serta potensi penerapannya pada transaksi e-commerce untuk memperkuat posisi hukum konsumen di era digital. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui telaah terhadap peraturan, literatur, dan jurnal ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk menilai kesesuaian prinsip tanggung jawab mutlak dalam konteks perlindungan konsumen digital di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip strict liability dalam transaksi e-commerce di Indonesia belum diatur secara eksplisit dalam peraturan perundangundangan, namun telah diterapkan secara implisit melalui ketentuan tanggung jawab pelaku usaha dan kebijakan perlindungan konsumen pada platform e-commerce. Penerapan tersebut tercermin dalam mekanisme pengembalian dana, penggunaan rekening bersama, serta kewajiban platform untuk menjamin keamanan dan keandalan sistem transaksi. Meskipun demikian, masih ditemukan kecenderungan pembatasan tanggung jawab melalui klausul baku yang berpotensi melemahkan posisi konsumen, sehingga penguatan prinsip strict liability secara normatif dan kelembagaan diperlukan untuk mewujudkan perlindungan konsumen digital yang efektif dan berkeadilan. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Strict Liability, Transaksi E-Commerce

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 340 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Depositing User: 2602591760 Digilib
Date Deposited: 18 Feb 2026 01:37
Last Modified: 18 Feb 2026 01:37
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96373

Actions (login required)

View Item View Item