TANDA DALAM ANTOLOGI PUISI BAHASA POHON-POHON TUMBANG KARYA AAN MANSYUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

SITI , HARDILA (2026) TANDA DALAM ANTOLOGI PUISI BAHASA POHON-POHON TUMBANG KARYA AAN MANSYUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (241Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1702Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1574Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini mengkaji tanda berdasarkan teori semiotika Charles Sanders Peirce yang meliputi representamen, objek, dan interpretant dalam antologi puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang karya Aan Mansyur serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanda berdasarkan representamen, object dan interpretant yang terkandung dalam antologi puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang karya Aan Mansyur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data berupa antologi puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang karya Aan Mansyur. Data dalam penelitian ini ialah kutipan berupa kata, frasa dan kalimat yang mengandung tanda berdasarkan representamen, object dan interpretant yang terdapat dalam antologi puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang karya Aan Mansyur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam menganalisis tanda dalam antologi puisi yaitu teknik membaca dan teknik mencatat. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tanda berdasarkan representamen, object dan interpretant dalam antologi puisi Bahasa Pohon-Pohon Tumbang karya Aan Mansyur terdiri atas qualisign, sinsign, legisign, ikon, indeks, simbol, rhema, dicisign, dan argument. Ditinjau berdasarkan intensitas penggunaan tanda, qualisign dan sinsign merupakan tanda yang paling dominan muncul dalam antologi puisi tersebut. Hal ini menunjukkan puisi yang ada dalam antologi tersebut memiliki kualitas tanda yang kuat dalam membangun nilai rasa dan makna bagi pembaca. Hasil penelitian diimplikasikan sebagai pelengkap bahan ajar dalam pembelajaran menulis teks puisi di SMA berbasis Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning untuk kelas XI dalam Bab IV dengan materi “Menulis Puisi yang Menginspirasi Adanya Kesempatan untuk Semua”. Kata kunci: pembelajaran Bahasa Indonesia SMA, puisi, semiotika Peirce

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
Program Studi: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Pengguna Deposit: 2602728089 Digilib
Date Deposited: 19 Feb 2026 02:50
Terakhir diubah: 19 Feb 2026 02:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96503

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir