ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TERJADINYA PERKELAHIAN MASSAL ANTAR MAHASISWA DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI

Coernia Sari, Sahast (2025) ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TERJADINYA PERKELAHIAN MASSAL ANTAR MAHASISWA DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI. FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (171Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2897Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2928Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Perkelahian massal (tawuran) antar mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi merupakan persoalan sosial yang kompleks karena tidak hanya menimbulkan kerugian materiil dan immateriil, tetapi juga mencederai citra akademik institusi pendidikan. Tawuran ini seringkali dipicu oleh aspek ego individu, solidaritas kelompok, kesalahpahaman komunikasi, serta pengaruh lingkungan sosial yang kurang kondusif. Penelitian ini mengkaji terkait faktor-faktor penyebab terjadinya perkelahian massal antar mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi potensi terulangnya konflik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan serta hasil wawancara dengan pejabat kampus dan pihak terkait. Analisis dilakukan dengan mengkaji teori-teori kriminologi, seperti teori asosiasi diferensial, teori subkultur, teori konflik, yang dikaitkan dengan praktik penanganan konflik mahasiswa di perguruan tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkelahian massal antar mahasiswa terutama dipicu oleh aspek internal individu (ego, ketidakmatangan emosi, dan latar belakang keluarga), aspek kelompok (solidaritas organisasi, senioritas, dan eksklusivitas), serta aspek struktural kampus (pembinaan formal yang kurang efektif, lemahnya koordinasi, dan minimnya sistem peringatan dini). Upaya pencegahan yang dapat ditempuh meliputi upaya penal dan non penal, dalam penelitian ini upaya yang ditempuh ialah upaya non-penal yaitu upaya mediasi dari kedua universitas, pembinaan organisasi mahasiswa, penerapan sanksi tegas, penguatan pendidikan karakter, literasi digital, hingga penyediaan konseling dan mekanisme mediasi yang lebih adaptif. Dengan demikian, dalam hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa pencegahan tawuran mahasiswa harus dilakukan secara komprehensif melalui sinergi antara pihak kampus, mahasiswa, keluarga, dan pemerintah, agar tercipta lingkungan akademik yang aman, kondusif, dan berorientasi pada pembentukan generasi muda yang beradab. Saran dari penulis dalam penelitian ini adalah pihak perguruan tinggi perlu menegakkan aturan pemerintah, dimana mengatur secara tegas larangan tindak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi termasuk perkelahian massal antar mahasiswa. Penegakkan aturan tersebut dapat diterapkan melalui penerapan sanksi akademik maupun proses hukum pidana terhadap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran. Aparat penegak hukum harus besinergi dengan kampus agar penegakkan hukum berjalan dengan adil dan transparan sehingga menimbulkan efek jera. Perguruan tinggi dapat memperkuat fungsi pembinaan karakter serta pendidikan hukum dan etika mahasiswa melalui melalui seminar dan kuliah umum mengenai HAM dan sanksi pidana kekerasan, serta mengadakan pelatihan workshop terkait penyelesaian konflik, dan melaksanakan kegiatan kolaboratif lintas fakultas. Organisasi mahasiswa sebaiknya menjadi wadah pembinaan yang konstruktif, sementara keluarga berperan dalam memberikan pengawasan dan dukungan moral. Mahasiswa sendiri dituntut untuk mampu mengendalikan emosi, menjunjung tinggi nilai akademik, serta menyelesaikan permasalahan secara damai demi terciptanya suasana kampus yang aman, tertib, dan kondusif. Kata Kunci: Perkelahian massal, Kriminologi, Mahasiswa.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2507612934 Digilib
Date Deposited: 19 Feb 2026 03:12
Terakhir diubah: 19 Feb 2026 03:12
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96520

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir