PENGARUH VARIASI HOLDING TIME PADA PROSES QUENCHING MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN OLI SAE 5W-30 DAN SAE 140 TERHADAP KEKERASAN, KETANGGUHAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 1045

Efnu , Silahuda Wahid (2026) PENGARUH VARIASI HOLDING TIME PADA PROSES QUENCHING MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN OLI SAE 5W-30 DAN SAE 140 TERHADAP KEKERASAN, KETANGGUHAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 1045. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF (ABSTRAK)
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (217Kb) | Preview
[img] File PDF (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2700Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF (SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN)
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1549Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Baja AISI 1045 adalah salah satu material baja karbon sedang yang sedang banyak digunakan sebagai bahan utama pada pembuatan elemen mesin seperti sambungan perpipaan, poros, engkol, roda gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi holding time dan media pendingin oli SAE 5W-30 dan oli SAE 140 pada proses quenching terhadap kekerasan, ketangguhan, dan struktur mikro baja AISI 1045. Variasi holding time yang digunakan adalah 30 menit, 60 menit, dan 120 menit. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan, uji impak, dan pengamatan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material awal memiliki kekerasan rata-rata sebesar 200,7852 Kg/mm² dan ketangguhan sebesar 0,4025 J/mm² dengan struktur mikro ferit dan perlit. Setelah proses quenching, kekerasan material meningkat seiring bertambahnya holding time, di mana nilai tertinggi dicapai pada holding time 120 menit menggunakan oli SAE 5W-30 sebesar 237,0531 Kg/mm², sedangkan pada oli SAE 140 diperoleh nilai maksimum 227,9741 Kg/mm². Sebaliknya, nilai ketangguhan mengalami penurunan akibat proses quenching, di mana nilai impak terendah diperoleh pada holding time 120 menit sebesar 0,2271 J/mm² untuk oli SAE 5W-30 dan 0,2423 J/mm² untuk oli SAE 140. Pengamatan struktur mikro menunjukkan perubahan dari struktur ferit–perlit menjadi struktur yang didominasi martensit, dengan morfologi martensit lebih halus pada oli SAE 5W-30 dan lebih kasar pada oli SAE 140. Hasil ini membuktikan bahwa holding time yang lebih lama dan media pendingin dengan viskositas lebih rendah meningkatkan kekerasan namun menurunkan ketangguhan baja AISI 1045 akibat dominasi pembentukan fasa martensit.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: 2602809138 Digilib
Date Deposited: 19 Feb 2026 04:08
Terakhir diubah: 19 Feb 2026 04:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96547

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir