Yosan , Efendi (2026) KERJA SAMA INGGRIS-JERMAN DALAM MENGATASI MASALAH PENYELUNDUPAN MIGRAN, 2020—2024. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK-ABSTRACK.pdf Download (256Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL PEMBAHASAN.pdf Restricted to Hanya staf Download (3097Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2671Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penyelundupan migran merupakan praktik ilegal yang melibatkan pemindahan individu melintasi perbatasan internasional secara tidak sah dengan imbalan finansial atau materi tertentu. Letak strategis Jerman sebagai negara transit menjadikannya jalur utama dalam proses penyelundupan migran menuju Inggris. Dalam merespons permasalahan tersebut, Inggris menjalin berbagai upaya bentuk kerja sama dengan Jerman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan penyelundupan migran serta menganalisis bentukbentuk kerja sama yang dilakukan oleh Inggris dan Jerman. Teori kerja sama internasional dari K.J. Holsti digunakan untuk mengidentifikasi motivasi, persepsi, dan peran dalam kerja sama antara Inggris dan Jerman. Selain itu, konsep transnational organized crime yang merujuk pada Pasal 3 United Nations Convention against Transnational Organized Crime (UNTOC) digunakan sebagai kerangka analisis dalam memahami karakteristik jaringan penyelundupan migran. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui studi literatur dan studi dokuemntasi, wabsite, lembaga think tank, pemberitaan media, serta artikel ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Inggris-Jerman dalam mengatasi penyelundupan migran melalui tujuh upaya bentuk kerja sama, diantaranya ekstradisi, mutual legal assitiance, operasi gabungan, pertukaran informasi,pelacakan dan penyitaan aset, serta perlindungan HAM terhadap korban penyelundupan migran. Namun, kerja sama ini belum tuntas diselesaikan dikarenakan kasus penyelundupan migran di Inggris melalui transit Jerman meningkat secara signifikan dari tahun 2020—2024. Hal ini disebabkan adanya konflik, kesenjangan ekonomi, keterlibatan jaringan kriminal lintas negara, praktik korupsi, serta keterbatasan dan kelalaian di tingkat koordinasi operasional kerja sama kedua negara.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) > 325 Migrasi dan kolonisasi internasional |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional |
| Pengguna Deposit: | 2602242516 Efendi Yosan |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 06:35 |
| Terakhir diubah: | 25 Feb 2026 06:35 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97005 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
