MERTA , FAIRUZ FADIA (2026) MAKNA TRADISI PEPERAHAN DALAM PERSPEKTIF INTERAKSI SIMBOLIK (Studi di Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (208kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Tradisi Peperahan merupakan tradisi adat masyarakat Desa Sumur Kumbang yang dilaksanakan pada bulan Muharram sampai Safar sebagai bentuk tolak bala dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan. Berdasarkan fakta di lapangan, masih banyak masyarakat awam yang belum memahami makna dan simbol dalam tradisi Peperahan akibat minimnya literatur serta adanya perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, penggunaan simbol, dan makna simbolik tradisi Peperahan sebagai wujud komunikasi ritual masyarakat Desa Sumur Kumbang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna simbolik tradisi Peperahan dapat dipahami melalui pikiran (mind) sebagai ritual tolak bala dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi Gunung Rajabasa. Pemaknaan ini dibangun melalui rangkaian simbol ritual yang dipahami bersama. Konsep diri (self) tercermin dari kesadaran individu untuk berpartisipasi, sedangkan hubungan masyarakat (society) terwujud melalui kegiatan makan bersama. Kesimpulannya, simbol dalam tradisi Peperahan berfungsi sebagai media penyampaian makna kepercayaan dan kebersamaan masyarakat. Kata kunci : tradisi Peperahan, komunikasi ritual, interaksionisme simbolik
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 300 ?? |
| Divisions: | ?? Komunikasi ?? |
| Depositing User: | 2602833507 Digilib |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 01:26 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 01:26 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97326 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
