IMPLEMENTASI STRATEGI DINAS KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG DALAM PROGRAM PENELUSURAN ORANG DENGAN HIV/AIDS LOSS TO FOLLOW UP (LFU)

VIVI , AMELIA (2026) IMPLEMENTASI STRATEGI DINAS KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG DALAM PROGRAM PENELUSURAN ORANG DENGAN HIV/AIDS LOSS TO FOLLOW UP (LFU). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (232Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3063Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2916Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi perhatian serius. Di Provinsi Lampung, jumlah ODHIV hidup dan mengetahui statusnya sebanyak 59% dan terdapat 72% dari ODHIV tersebut sedang mendapatkan pengobatan ARV dengan hasil Viral Load tersupresi hanya sebanyak 57%. Capaian ini masih jauh dari target fast track 95-95-95, sehingga penanganan pasien loss to follow up (LFU) menjadi prioritas penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam penanganan ODHIV yang hilang dari pengobatan (LFU) berdasarkan dimensi program, anggaran, dan prosedur sebagaimana dikemukakan oleh Wheelen dan Hunger. Pendekatan yang digunakan ialah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi telah berjalan dengan cukup baik pada aspek program yang tercermin dari berbagai aktivitas yang telah dilakukan dari pengawasan program, verifikasi data, koordinasi lintas sektor, penelusuran aktif pasien, hingga pelaporan hasil penelusuran. Namun pada aspek anggaran, ketiadaan dukungan pendanaan operasional dari APBN dan APBD dinilai belum memadai dan belum berkelanjutan, sehingga kegiatan masih bergantung pada pendanaan hibah, sementara dukungan pemerintah terbatas pada penyediaan logistik layanan HIV/AIDS seperti obat ARV. Pada aspek prosedur, pelaksanaan telah mengacu pada pedoman nasional, tetapi penerapannya belum optimal karena kendala data pasien yang tidak valid, nomor kontak tidak aktif, serta beban kerja petugas. Penelitian ini menegaskan perlunya edukasi, penguatan pendanaan, pemutakhiran data, dan konsistensi penerapan prosedur untuk meningkatkan efektifitas penanganan pasien LFU dan mendukung pencapaian target pengendalian HIV/AIDS. Kata kunci: Implementasi strategi, loss to follow up, HIV/AIDS.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Administrasi Negara
Pengguna Deposit: 2602099678 Digilib
Date Deposited: 05 Mar 2026 07:42
Terakhir diubah: 05 Mar 2026 07:42
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97400

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir