AURA, MAHARANI (2026) ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP PENDIDIK YANG MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI PANTI ASUHAN (Studi di Polda Lampung). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf Download (219kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Anak-anak memiliki tanggung jawab untuk belajar dan berhak atas pendidikan berkualitas guna mengembangkan potensi diri dan membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa. Panti asuhan yang seharusnya sebagai lembaga pengganti peran orang tua dalam mengasuh dan mendidik tetapi anak malah menjadi korban kekerasan oleh pendidik sehingga membuat anak mengalami penderitaan fisik dan psikis. Oleh karena itu penelitian ini penting untuk mengkaji faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan yang dilakukan pendidik terhadap anak di panti asuhan serta upaya penanggulangan kejahatan yang dilakukan pendidik terhadap anak di panti asuhan, hal ini untuk memberikan perlindungan kepada anak sebagai korban kekerasan. Metode Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan didukung dengan pendekatan yuridis empiris. Pengumpulan sumber dan jenis data menggunakan data primer didapat melalui studi lapangan dan data sekunder dari berbagai bahan hukum yang berkaitan dengan penelitian ini. Adapun narasumber pada penelitian ini terdiri dari Penyidik Kepolisian Polda Lampung, Perkumpulan Damar, dan Dosen Bagian Pidana Fakultas hukum Universitas Lampung.Aura Rifanya Maharani Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kejahatan kekerasan yang dilakukan pendidik di panti asuhan merupakan kejahatan yang serius yang dipengaruhi oleh kurangnya kontrol emosi, minimnya pemahaman psikologi perkembangan anak, serta latar belakang pribadi yang pernah mengalami kekerasan, sehingga membentuk pola pendidikan yang represif. Oleh karena itu upaya penanggulangannya dilakukan melalui sarana penal berupa penegakan hukum untuk memberikan efek jera, serta sarana non-penal melalui sosialisasi dan pemberdayaan anak oleh Dinas Sosial Kota Bandar Lampung. Saran yang penulis berikan adalah pihak panti asuhan perlu memperkuat pengawasan internal-eksternal komprehensif untuk tingkatkan kualitas pendidikan. dan dinas sosial perlu langkah efektif mencegah kekerasan di panti asuhan melalui rekrutmen ketat seperti membuat program sosialisasi dan pelatihan perlindungan anak bagi pengelola panti, pendidik, dan anak asuh. Selain itu diharapkan aparat penegak hukum dapat menegakan hukum yang tegas guna memberikan efek jera terhadap pelaku kejahatan dan melakukan pembinaan agar pelaku tidak kembali melakukan kejahatan. Kata Kunci: Kriminologis, Kekerasan Anak, Panti Asuhan
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 340 ?? |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | 2602831014 Digilib |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 07:13 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 07:13 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
