IRMAYANTI , - (2026) DINAMIKA KOLABORASI STAKEHOLDER PADA PROGRAM KONSERVASI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS (TNWK). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (234kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
Pengelolaan kawasan konservasi menghadapi tantangan yang semakin kompleks seperti kebakaran hutan, konflik satwa dan manusia, hingga perburuan liar akibat tekanan ekologis dan sosial yang tidak dapat ditangani oleh satu aktor secara mandiri. Kondisi tersebut menuntut penerapan pendekatan kolaboratif dalam pelaksanaan program konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika collaborative governance pada program konservasi di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), dengan fokus pada tiga program utama, yaitu perlindungan dan pengamanan kawasan, konservasi spesies terancam, serta pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka Collaborative Governance Regime (CGR) dengan menelaah konteks sistem, dinamika kolaboratif, tindakan kolaboratif, serta tantangan yang memengaruhi keberlangsungan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dalam program konservasi di TNWK terbentuk sebagai respons terhadap kompleksitas permasalahan konservasi dan keterbatasan kapasitas pengelola kawasan. Dinamika kolaborasi berjalan relatif kuat pada program perlindungan dan pengamanan kawasan, bersifat teknis membutuhkan dukungan eksternal pada program konservasi spesies terancam, serta berfungsi sebagai penopang legitimasi sosial pada program pemberdayaan masyarakat. Namun demikian, keberlanjutan kolaborasi masih menghadapi tantangan berupa dinamika sosial masyarakat sekitar kawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa collaborative governance dalam program konservasi di TNWK telah terbentuk dan berjalan sebagai suatu rezim kolaboratif, meskipun masih memerlukan penguatan kapasitas dan kelembagaan agar kolaborasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kata Kunci: Collaborative Governance, Konservasi, TNWK
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 300 ?? |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Prodi Administrasi negara |
| Depositing User: | 2602387062 Digilib |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 01:22 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 01:22 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
