Fakhri, Triatmadja (2026) FUNGSI SERIKAT PEKERJA DALAM MENYALURKAN ASPIRASI PEKERJA MELALUI PEMBUATAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA PT GREAT GIANT PINEAPPLE DI PROVINSI LAMPUNG. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (173kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (648kB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (749kB) | Preview |
Abstract
Serikat Pekerja adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Serikat Pekerja dalam pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) harus berjalan sesuai yang diharapkan. Hal ini dikarenakan Serikat Pekerja berkontribusi dalam pembuatan PKB sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan Permenaker Nomor 28 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan Serta Pembuatan dan Pendaftaran PKB. Permasalahan penelitian ini yaitu 1) Bagaimanakah fungsi Serikat Pekerja sebagai pihak dalam pembuatan PKB di PT Great Giant Pineapple? dan 2) Faktor-faktor apa sajakah yang menjadi penghambat Serikat Pekerja sebagai pihak dalam pembuatan PKB di PT Great Giant Pineapple? Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dan empiris. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan dan studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Fungsi Serikat Pekerja sebagai pihak dalam pembuatan PKB di PT GGP yaitu menampung dan menyalurkan aspirasi pekerja, serta merumuskan dan merundingkan pembuatan PKB. Fungsi merumuskan dan merundingkan dalam pembuatan PKB di PT GGP terlaksana dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi pekerja di PT GGP belum terlaksana dengan baik dikarenakan Serikat Pekerja di PT GGP belum optimal dalam melaksanakan dan menyalurkan aspirasi pekerja berdasarkan peraturan yang berlaku. 2) Faktor-faktor yang menjadi penghambat adalah kurangnya pemahaman pengurus Serikat Pekerja dalam pembuatan PKB, sulitnya menyesuaikan masing-masing pendapat anggota dalam perundingan pembuatan PKB, ketidaksepahaman antara Serikat Pekerja dengan Manajemen Pengusaha terkait dari isi pasal-pasal dalam PKB yang akan dibuat, dan sulitnya menentukan jadwal maupun menyesuaikan waktu dalam pembuatan PKB dengan tim perunding dari pihak Pengusaha. Saran penelitian ini adalah diperlukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia terhadap Serikat Pekerja agar menjalankan fungsinya dengan maksimal. Diperlukan bantuan dan fasilitas dari pemerintah dalam membentuk PKB seperti mengadakan kegiatan training, materi, sosialisasi, ataupun lokakarya mengenai PKB dalam upaya untuk memberikan pemahaman bagi pengurus Serikat Pekerja untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang berhubungan dengan PKB. Kata Kunci: Serikat Pekerja, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), PT GGP
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 344 ?? |
| Divisions: | ?? Ilmu-Hukum ?? |
| Depositing User: | 2602311482 Digilib |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 03:14 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 03:14 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97689 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
