Kadek, Panca Buana (2026) PENGARUH VARIASI LAJU PEMANASAN (HEATING RATES) DALAM PROSES AUSTEMPERING PADA PEMBUATAN KACA TEMPERED DARI KACA BENING TERHADAP KETANGGUHAN BAHAN KACA. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (284Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1971Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1692Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Kaca adalah material anorganik hasil peleburan beberapa komponen dasar yang seterusnya didinginkan sampai fasa padat. Pasir silika merupakan salah satu dari bahan utamanya. Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui pengaruh laju pemanasan pada perlakuan panas quenching terhadap kaca bening dalam upaya meningkatkan kekuatan impaknya. Proses perlakuan panas yang diterapkan yaitu perlakuan panas austempering pada temperatur 650°C dengan variasi laju pemanasan 10,33°C/menit, 5,16°C/menit, dan 3,44°C/menit lalu diturunkan pada temperatur 250°C, selanjutnya dilakukan pengujian impak. Kaca yang telah mengalami perlakuan panas menunjukkan adanya perubahan pada kekuatan impak. Pada kaca bening yang belum diberikan perlakuan panas memiliki nilai rata-rata harga impak sebesar 0,018 J/mm2. Sementara itu, spesimen yang telah melalui proses austempering dengan variasi laju pemanasan 10,33°C/menit, 5,16°C/menit, dan 3,44°C/menit, masing-masing menghasilkan nilai rata-rata harga impak sebesar 0,0153 J/mm2, 0,0158 J/mm2, dan 0,0226 J/mm2. Peningkatan kekuatan impak tertinggi terjadi pada spesimen dengan laju pemanasan 3,44°C/menit, yaitu sebesar 25,55% dari raw material. Kaca yang telah mengalami perlakuan panas austempering laju pemanasana 3,44°C/menit dengan media pendingin air dan air es menunjukkan terjadinya retak seribu yang mengakibatkan kaca menjadi sangat rapuh dan mudah hancur. Kaca yang telah mengalami perlakuan panas quenching laju pemanasan 10,33°C/menit dengan pendingin oli dan resin polyester tak jenuh mendapatkan nilai rata-rata harga impak sebesar 0,0081 J/mm2 dan 0,0163 J/mm2. Penelitian ini menunjukkan bahwa laju pemanasan memiliki peran penting dalam meningkatkan kekuatan impak pada kaca tempered dan meminimalkan terjadinya thermal shock pada kaca.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Mesin |
| Pengguna Deposit: | 2602208567 Digilib |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 02:53 |
| Terakhir diubah: | 13 Mar 2026 02:53 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97728 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
