CHANIF, PONCO PRASETIYO (2026) PENGARUH PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP VARIASI URBAN HEAT ISLAND DI KOTA BANDARLAMPUNG. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (595kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (9MB) | Preview |
Abstract
Pesatnya urbanisasi di Kota Bandarlampung telah memicu masalah alih fungsi lahan yang signifikan, khususnya area vegetasi menjadi lahan terbangun. Fenomena ini diidentifikasi sebagai pendorong utama peningkatan suhu permukaan dan berpotensi menimbulkan masalah Urban Heat Island (UHI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan antara tahun 2019 dan 2024, memetakan distribusi Land Surface Temperature (LST) sebagai indikator UHI, serta menganalisis Urban Heat Island terhadap perubahan tutupan lahan di Kota Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan citra Sentinel-2A untuk pemetaan tutupan lahan dan citra Landsat 8 OLI/TIRS untuk ekstraksi LST. Metode klasifikasi tutupan lahan menggunakan algoritma machine learning Random Forest, sedangkan LST diekstraksi menggunakan Mono-Window Algorithm (MWA). Uji akurasi peta tutupan lahan divalidasi menggunakan Confusion Matrix, dan akurasi LST divalidasi terhadap data suhu in-situ dari BMKG menggunakan uji korelasi Pearson, MAE, serta RMSD. Analisis hubungan LST dan tutupan lahan dilakukan menggunakan analisis statistik dan regresi spasial berbasis grid. Hasil penelitian menunjukkan akurasi peta tutupan lahan dengan Overall Accuracy 96% pada tahun 2019 dan 95,65% pada tahun 2024. Selama periode tersebut, lahan terbangun berekspansi seluas 663,88 ha menggantikan vegetasi yang menyusut 656,64 ha. Perubahan tutupan lahan ini memicu kenaikan LST rata-rata dari 18,65°C menjadi 23,44°C dan LST maksimum hingga 30,63°C. Intensifikasi UHI terbukti signifikan dengan munculnya zona UHI kategori Tinggi dan Sangat Tinggi seluas 5.946,92 ha pada tahun 2024. Analisis regresi mengonfirmasi bahwa lahan terbangun memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan suhu (R = 0,6204) dibandingkan Vegetasi (R 2 = 0,3717). Disimpulkan bahwa dominasi ekspansi lahan terbangun adalah faktor determinan utama intensifikasi fenomena UHI di Kota Bandarlampung. 2 Kata Kunci: Urban Heat Island (UHI), Perubahan Tutupan Lahan, Land Surface Temperature (LST), Kota Bandarlampung Rapid urbanization in Bandarlampung City has triggered significant land-use change issues, particularly the conversion of vegetated areas into built-up land. This phenomenon is identified as a primary driver of rising surface temperatures and potentially causes the Urban Heat Island (UHI) problem. This study aims to analyze land cover change between 2019 and 2024, map the spatial distribution of Land Surface Temperature (LST) as a UHI indicator, nd analyze the relationship between the Urban Heat Island phenomenon and land cover changes in Bandarlampung City. This research utilizes Sentinel-2A imagery for land cover mapping and Landsat 8 OLI/TIRS imagery for LST extraction. The land cover classification method employed the Random Forest machine learning algorithm, while LST was extracted using the Mono-Window Algorithm (MWA). Land cover map accuracy was validated using a Confusion Matrix, and LST accuracy was validated against in-situ temperature data from BMKG using Pearson correlation, MAE, and RMSD. The relationship between LST and land cover was analyzed using statistical analysis and grid-based spatial regression. The results show land cover map Overall Accuracy of 96% in 2019 and 95,65% in 2024. During this period, Built-up Land expanded by 663,88 ha replacing Vegetation which shrank by 656,64 ha. These land cover changes triggered an increase in average LST from 18,65°C to 23,44°C, with a maximum LST reaching 30,63°C. UHI intensification was proven significant with the emergence of High and Very High UHI zones covering 5.946,92 ha in 2024. Regression analysis confirmed that Built-up Land has the most dominant influence on temperature increase (R = 0,6204) compared to Vegetation (R 2 = 0,3717). It is concluded that the dominance of built-up land expansion is the primary determinant factor for UHI intensification in Bandarlampung City. 2 Keywords: Urban Heat Island (UHI), Land Cover Change, Land Surface Temperature (LST), Bandarlampung City
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Universitas Lampung > Fakultas Teknik > Prodi Teknik Informatika |
| Divisions: | ?? geodesi ?? |
| Depositing User: | 2602734241 Digilib |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 03:49 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 03:49 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
