ANALISIS KESEHATAN HUTAN BERDASARKAN METODE FOREST HEALTH MONITORING DAN REMOTE SENSING DI TAMAN HUTAN RAYA BANTEN

Wahyu, Nurhadi Wibowo (2026) ANALISIS KESEHATAN HUTAN BERDASARKAN METODE FOREST HEALTH MONITORING DAN REMOTE SENSING DI TAMAN HUTAN RAYA BANTEN. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (7Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3766Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tekanan aktivitas manusia dan faktor lingkungan di Taman Hutan Raya (Tahura) Banten yang merupakan kawasan penyangga ekosistem berpotensi menurunkan kesehatan hutan. Metode Forest Health Monitoring (FHM) mampu memberikan penilaian kondisi kawasan secara langsung di lapangan sedangkan Remote Sensing mampu menganalisis kondisi vegetasi secara cepat dan luas, sehingga perbandingan keduanya memberikan analisis kesehatan hutan yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kesehatan hutan menggunakan metode FHM dan Remote Sensing. Pengukuran dilakukan berdasarkan parameter indikator kondisi tajuk metode FHM menggunakan 8 Klaster plot (CL) yang mewakili kawasan Tahura. Analisis Remote Sensing dilakukan menggunakan citra PlanetScope berdasarkan indeks vegetasi Normalized Difference Red Edge (NDRE), Chlorophyll Index Red Edge (CIRE), Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI), dan Normalized Difference Water Index (NDWI). Perbandingan kedua metode dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antara Nilai Akhir Kesehatan Hutan indikator parameter kondisi tajuk (NKH) dan indeks vegetasi NDRE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CL1 NKH 0,22 berkategori buruk, CL2 NKH 2,20 kategori baik, CL3 NKH 1,32 dan CL4 NKH 1,10 berkategori sedang, CL5 NKH 2,20 serta CL6, CL7 dan CL8 NKH 1,98 berkategori Baik. Analisis citra menunjukkan sebagian besar kawasan berada pada kategori vegetasi baik berdasarkan indeks NDRE seluas 930,42 Ha dan indeks CIRE seluas 1.596,00 Ha. Indeks SAVI didominasi kategori baik seluas 843,49 Ha, sedangkan NDWI menunjukkan dominasi kebasahan sedang seluas 839,90 Ha. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa nilai NKH dan NDRE memberikan gambaran kondisi kesehatan hutan yang relatif sejalan. Rata-rata nilai NKH sebesar 1,62 dan nilai NDRE 930,42 Ha menunjukan kondisi kesehatan hutan pada kategori baik. Kata kunci: Forest Health Monitoring, Penginderaan jauh, PlanetScope, NDRE; Taman Hutan Raya Banten.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Kehutanan
Pengguna Deposit: 2602071769 Digilib
Date Deposited: 10 Apr 2026 04:11
Terakhir diubah: 10 Apr 2026 04:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98121

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir