MELANI CINDY , PUTRI (2026) UNSUR BUDAYA TRADISI MIYAH DAMAU DI STRAT IV KEBANG MENGGALA DAN IMPLIKASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG DI SMA. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (64Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2348Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1197Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Masalah dalam penelitian ini adalah pentingnya pelestarian Unsur Budaya dalam Tradisi Miyah Damau di Strat IV agar tidak hilang di jaman moderenisasi. Fokus penelitian ini adalah membahas Unsur Budaya yang terdapat di dalam prosesi Tradisi Miyah Damau di Strat IV Kebang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur kebudayaan dalam prosesi Tradisi Miyah Damau. Hasil penelitian ini kemudian direkomendasikan sebagai bahan ajar di SMA Kelas X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diambil berupa pelaksanaan Tradisi Miyah Damau di Strat IV Kebang secara menyeluruh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara untuk mengaitkan unsur budaya dengan Tradisi Miyah Damau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat unsur budaya dalam Tradisi Miyah Damau yang teridentifikasi 19 data yang meliputi 7 unsur kebudayaan, serta tambahan 17 data verbal dan 47 data non-verbal yang terdapat dalam unsur serta prosesi Tradisi Miyah Damau. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Lampung di SMA Kelas X semester genap pada Capaian Pembelajaran (CP) Fase E, yaitu: menjelaskan pengertian prosesi Tradisi Miyah Damau.mengidentifikasi tahapan, fungsi, dan makna Tradisi Miyah Damau, menganalisis Unsur Budaya yang terkandung dalam Tradisi Miyah Damau. Kata kunci: miyah damau,unsur budaya, pembelajaran SMA Masalah dilem penelitiyan ejou iyolah pentingnou pelestariyan Unsur Budaya dilem Tradisei Miyah Damau di Strat IV kejah mak melap di jaman moderenisasi. Pokus penelitiyan ejou iyolah ngebahas Unsur Budaya sai wat dilem prosesi Tradisei Miyah Damau di Strat IV Kebang. Tujuwan penelitiyan ejou iyolah guwai ngedeskripsiken unsur kebudayaan dilem prosesi Tradisei Miyah Damau. Hasil penelitiyan ejou kemudiyan direkomendasiken guwai bahan ajar di SMA Kelas X. Penelitiyan ejou ngegonouken metode deskriptip jamo pendekatan kualitatip. Data sai diakuk beopou Tradisei Miyah Damau di Strat IV Kebang Menggalou. Teknik pengumpulan data dilakuken lewat observasi, dokumentasi, wawancara guwai ngaitken Unsur Budaya adok Tradisei Miyah Damau. Hasil penelitiyan nyulukken ngemek Unsur Budaya dilem Tradisei Miyah Damau sai teidentipikasei 19 data sai ngeliputi 7 unsur, jamo 17 data verbal, 47 data non verbal sai wat dilem unsur budaya Tradisei Miyah damau. Hasil penelitiyan ejou dapok di implikaseiken adok lem pembelajaran bahaso lampung di SMA kelas X semester genap adok Capaian Pembelajaran (CP) Pase E sai nerangken pengertiyan prosesi Tradisei Miyah Damau, ngidentipikasei tahapan, pungsi, jamo makna Tradisei Miyah damau, dapok nganalisis unsur budaya sai tekandung dilem Tradisei Miyah Damau. Kata kunci: miyah damau, unsur budayou, pembelajaran SMA The research problem is the importance of preserving cultural elements within the Miyah Damau Tradition in Strat IV to prevent its loss in the modern era. The focus of this research is to discuss the cultural elements present in the Miyah Damau Tradition procession in Strat IV Kebang. The purpose of this research is to describe the cultural elements within the Miyah Damau Tradition procession. The results of this study are then recommended as teaching materials for Grade X high school students. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collected are from the overall implementation of the Miyah Damau Tradition in Strat IV Kebang. Data collection techniques used were observation, documentation, and interviews to link cultural elements with the Miyah Damau Tradition. The results indicate that there are 19 identified cultural elements within the Miyah Damau Tradition, including 7 cultural elements, as well as an additional 17 verbal and 47 non-verbal data contained within the elements and procession of the Miyah Damau Tradition. The results of this study can be applied to Lampung language learning in Grade X senior high school students in the even semester, specifically in Learning Outcomes (CP) Phase E, namely: explaining the meaning of the Miyah Damau Tradition procession, identifying the stages, functions, and meaning of the Miyah Damau Tradition, and analyzing the cultural elements contained within the Miyah Damau Tradition. Keywords: miyah damau, cultural elements, senior high school learning
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 400 Bahasa |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa Lampung |
| Pengguna Deposit: | 2602817500 Digilib |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 01:34 |
| Terakhir diubah: | 17 Apr 2026 01:34 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98311 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
