TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENETAPAN HAK ASUH ANAK KEPADA AYAH AKIBAT PERCERAIAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 56/PDT.G/2025/PA.BJB)

NOVA , AYU LESTARI (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENETAPAN HAK ASUH ANAK KEPADA AYAH AKIBAT PERCERAIAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 56/PDT.G/2025/PA.BJB). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (286kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Hak asuh anak merupakan wewenang sekaligus kewajiban orang tua untuk menjaga, membimbing, dan mengawasi anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji secara yuridis mengenai penetapan hak asuh anak kepada ayah pasca perceraian, dengan fokus pada analisis Putusan Nomor 56/Pdt.G/2025/PA.Bjb. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim, serta akibat hukum dari pemberian hak asuh anak di bawah usia 12 tahun kepada ayah yang berbeda dari ketentuan normatif Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian hukum normatif dengan jenis studi deskriptif menggunakan pendekatan perundang- undangan dan pendekatan kasus terhadap Putusan Nomor 56/Pdt.G/2025/PA.Bjb. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan studi literatur untuk mendapatkan pemahaman yang teratur tentang permasalahan yang dikaji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hakim mendasarkan putusannya pada prinsip kepentingan terbaik bagi anak dengan mempertimbangkan kemampuan ayah dalam memenuhi kebutuhan fisik, psikologis dan materiil anak. Fakta persidangan membuktikan bahwa anak berada dalam kondisi sehat, terawat, serta tidak mengalami kekerasan atau penelantaran selama diasuh oleh ayah. Selain itu, kondisi ibu yang telah menikah kembali, dan berdomisili diluar tempat tinggal anak turut memengaruhi penilaian hakim. Akibat hukum dari putusan tersebut adalah timbulnya kewajiban bagi ayah sebagai pemegang hak asuh untuk memelihara dan bertanggung jawab atas pengasuhan anak, sementara ibu tetap memiliki hak berhubungan dengan anak serta kewajiban mendukung kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap anak setelah perceraian agar hak asuh dapat mendukung perkembangan anak secara optimal serta perlunya kebijakan hukum yang jelas dan konsisten guna memastikan hak asuh anak dilaksanakan berdasarkan prinsip keadilan dan kesejahteraan anak. Kata kunci: Hak asuh anak, Perceraian, Pengadilan Agama, Perlindungan anak.

Item Type: Other
Subjects: ?? 340 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 2602207569 Digilib
Date Deposited: 17 Apr 2026 02:06
Last Modified: 17 Apr 2026 02:06
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98323

Actions (login required)

View Item View Item