YESSA, RAHMADINI PUTRI (2026) UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava linn) dan DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (246Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3882Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (3880Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Background: Salmonella enterica serovar Typhi is a Gram-negative pathogenic bacterium that causes typhoid fever and remains a public health problem. The increasing incidence of antibiotic resistance has encourages the search for natural antibacterial alternatives. Guava leaves (Psidium guajava L.) and bay leaves (Syzygium polyanthum) are known to contain bioactive compounds with antioxidant and antibacterial potential. Objective: This study aimed to determine the antioxidant and antibacterial activities of combined ethanol extracts of guava leaves (Psidium guajava L.) and bay leaves (Syzygium polyanthum) agist Salmonella enterica serovar Typhi. Methods: this research was an experimental laboratory study. Extraction was performed using the Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) method with 96% ethanol as the solvent at ratio of 1:2 ; 1:1 ; 2:1 (guva leaf : bay leaf). Phytochemical screening was conducted qualitatively. Antioxidant activity was evaluated using the DPPH method and expressed as IC 50 values, while antibacterial activity was assessed using the disc diffusion method at extract concentrations of 50% and 100%. Data were analyzed using one-way ANOVA. Results: Phytochemical screening showed that all extract combinations contained flavonoids, phenolics, tannins, saponins, alkaloids, and triterpenoids. Antioxidant activity tests indicated strong activity with IC 50 values of 42.21 ppm (1:2), 36,92 ppm (1:1), and 37,45 ppm (2:1), with the highest activity observed in the 1:1 combination. Antibacterial testing demonstrated that all extract combinations inhibited the growth of Salmonella enterica serovar Typhi, with the largest inhibition zone produced by the 1:1 combination at 100% concentration (11.40 mm). Statistical analysis showed significant difference among treatment groups (p = 0.002). Conclusion: The combination ethanol extracts of guava leaves and bay leaves are effective as antioxidant and antibacterial agents against Salmonella enterica serovar Typhi, with a 1:1 ratio identified as the most optimal formulation. Keywords: Antioxidant, Antibacterial, Psidium guajava L., Syzygium polyanthum, Salmonella enterica serovar Typhi. Latar Belakang: Salmonella enterica serovar Typhi merupakan bakteri patogen Gram negatif penyebab demam tifoid yang masih menjadi permasalah kesehatan masyarakat. Peningkatan kasus resistensi antibiotik mendorong pencarian alternatif antibakteri alami. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan antibakteri dari kombinasi ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap bakteri Salmonella enterica serovar Typhi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik. Ekstrak diperoleh menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 96% pada perbandingan 1:2 ; 1:1 ; 2:1 (daun jambu biji : daun salam). Uji fitokimia dilakukan secara kualitatif. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dan dinyatakan sebagai nilai IC 50 , sedangkan aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi ekstrak 50% dan 100%. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA satu arah. Hasil: Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa seluruh kombinasi ekstrak mengandung flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan triterpenoid. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan aktivitas kuat dengan nilai IC 50 sebesar 42,21 ppm (1:2), 36,92 ppm (1:1), dan 37,45 ppm (2:1), dengan aktivitas tertinggi pada kombinasi 1:1. Uji antibakteri menunjukkan seluruh kombinasi ekstrak mampu menghambat pertumbuhan Salmonella enterica serovar Typhi, dengan diameter zona hambat terbesar pada kombinasi 1:1 konsentrasi 100% sebesar 11,40 mm. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan (p = 0,002). Kesimpulan: Kombinasi ekstrak etanol daun jambu biji dan daun salam efektif sebagai antioksidan dan antibakteri Salmonella enterica serovar Typhi, dengan kombinasi perbandingan 1:1 sebagai formulasi paling optimal. Kata kunci: Antioksidan, Antibakteri, Psidium guajava L., Syzygium polyanthum, Salmonella enterica serovar Typhi.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi |
| Pengguna Deposit: | 2602068470 Digilib |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 07:40 |
| Terakhir diubah: | 20 Apr 2026 07:40 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98371 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
