STUDI KUALITATIF PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL DI WILAYAH KAMPUNG BANDARSARI KECAMATAN PADANG RATU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

INDAH , DWI PRATIWI (2026) STUDI KUALITATIF PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL DI WILAYAH KAMPUNG BANDARSARI KECAMATAN PADANG RATU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (54Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (5Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (5Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kampung Bandarsari di wilayah kerja Puskesmas Surabaya merupakan lokasi dengan angka kejadian DBD tertinggi. Pencegahan utama melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan strategi 3M+ sangat bergantung pada partisipasi masyarakat, yang perilakunya dipengaruhi oleh persepsi individu. Penelitian kualitatif fenomenologis ini bertujuan mengeksplorasi persepsi masyarakat dan petugas kesehatan terhadap PSN dengan menggunakan kerangka Health Belief Model (HBM). Metode: Jenis Penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026 di Kampung Bandarsari melibatkan 11 informan yang dipilih secara purposif, meliputi Kepala Kampung, Bidan Desa, Pemegang Program, Ketua Dusun, dan Ketua RT. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan validitas data melalui triangulasi sumber. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kerentanan masyarakat terhadap DBD masih cenderung bersifat reaktif. Meskipun pemahaman mengenai kerentanan sudah cukup baik, persepsi keseriusan terhadap penyakit cukup baik, kesadaran pencegahan lebih banyak muncul ketika terjadi kasus di lingkungan sekitar. Persepsi manfaat PSN dan 3M+ juga tergolong tinggi, namun belum diikuti oleh praktik pencegahan yang konsisten. Persepsi hambatan seperti rendahnya motivasi, minimnya figur penggerak di masyarakat, serta ketergantungan pada pemicu eksternal masih memengaruhi perilaku pencegahan. Peran isyarat dalam mendorong perilaku PSN masih didominasi oleh faktor eksternal seperti Puskesmas. Efikasi diri masyarakat dalam melakukan tindakan pencegahan secara mandiri masih belum optimal. Simpulan: Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa diperlukan penguatan promosi kesehatan serta pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perilaku pencegahan DBD yang lebih konsisten dan berkelanjutan. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Health Belief Model, Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk, Kualitatif.

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat
Pengguna Deposit: 2602887426 Digilib
Date Deposited: 21 Apr 2026 06:31
Terakhir diubah: 21 Apr 2026 06:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98402

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir