VEBIOLA, ASMIRA SINAGA (2026) TRADISI PENGANGKATAN MARGA MANGAIN DARI JEMAAT SUKU NON-BATAK: (STUDI FENOMENOLOGI PADA JEMAAT DI GEREJA HKBP METRO, LAMPUNG). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (10kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya praktik perkawinan antar suku, khususnya antara individu Batak dan non-Batak, yang mendorong dilaksanakannya tradisi pengangkatan marga (Mangain) sebagai syarat penerimaan dalam struktur adat Batak. Dalam praktiknya, individu non-Batak tidak hanya mengikuti prosesi adat, tetapi juga mengalami proses penyesuaian sosial dan pemaknaan baru terhadap identitas diri di lingkungan keluarga Batak dan komunitas gereja. Fenomena ini menunjukkan bahwa Mangain tidak sekadar ritual adat, tetapi juga proses sosial yang kompleks. Namun, penelitian sebelumnya masih cenderung berfokus pada aspek prosesi dan nilai budaya secara umum, sehingga belum mengkaji secara mendalam pengalaman subjektif individu non-Batak serta proses pembentukan makna melalui interaksi sosial. Selain itu, penggunaan teori interaksi simbolik dalam konteks ini masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna tradisi Mangain yang dipersepsi oleh jemaat non-Batak serta memahami pengalaman sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan utama dan empat informan pendukung di Gereja HKBP Metro, Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tradisi Mangain terbentuk melalui pengalaman pribadi dan interaksi sosial, baik selama maupun setelah prosesi adat, serta dimaknai sebagai representasi penerimaan, pengakuan sosial, dan pembentukan identitas baru. Dengan demikian, tradisi Mangain berfungsi sebagai media komunikasi simbolik yang memperkuat integrasi sosial lintas etnis dalam kehidupan bergereja. Kata Kunci: Fenomenologi, Identitas Sosial, Interaksi Simbolik, Komunikasi Antarbudaya, Mangain.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 320 ?? |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Prodi Komunikasi |
| Depositing User: | 2602210060 Digilib |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 03:06 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 03:06 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98432 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
