Wilda, Yanti (2026) PENGARUH WARNA SHADING NET TERHADAP KUALITAS DAN UMUR PANEN BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr.) MD-2. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTARK (ABSTRACT).pdf Download (166Kb) | Preview |
|
|
File PDF
TESIS LENGKAP (Tanpa Lampiran).pdf Restricted to Hanya staf Download (2952Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
TESIS_TANPA BAB PEMBAHASAN.perbaikan.pdf Download (2372Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Permintaan buah nanas segar di pasar global saat ini didominasi oleh varietas MD2, hal ini berkaitan dengan rasa yang lebih manis, warna daging kuning keemasan, keasaman rendah dan umur simpan yang lebih panjang dibandingkan kultivar sebelumnya. Sunburn merupakan salah satu kerusakan fisiologis yang dapat menyebabkan kerusakan dan kehilangan hasil produk. Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi shading net berwarna sebagai perlakuan pra-panen dalam memodifikasi iklim mikro di sekitar buah, dengan tujuan menurunkan kejadian sunburn sekaligus mempertahankan kualitas fisik dan kimia nanas klon MD 2. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan tujuh perlakuan, yaitu kontrol (tanpa penutup), bagging kertas daur ulang yang lazim digunakan industri, serta lima warna shading net (hitam, putih, merah, hijau, dan biru) yang diaplikasikan pada umur buah 78 hari setelah forcing dan dievaluasi saat buah mencapai tingkat kematangan 10-20% atau shell color 2 (SC2). Parameter yang diamati meliputi intensitas sunburn, umur panen, atribut fisik (bobot, panjang, diameter, panjang crown), warna daging buah, kekerasan daging buah, total padatan terlarut (°Brix), total asam tertitrasi (acidity), dan kandungan vitamin C. Semua perlakuan pelindung secara signifikan (p < 0,05) mengurangi insiden sunburn dibandingkan kontrol. Shading net biru dan hijau sangat efektif (reduksi hingga 96,5%) serta meningkatkan kadar vitamin C sebesar 17–23% dibanding kontrol, sehingga meningkatkan penampilan visual dan nilai nutrisi. Perlakuan ini meminimalkan kerusakan fisiologis, mempertahankan antioksidan, serta meningkatkan kualitas pasca-panen, stabilitas penyimpanan, dan daya saing pasar. Shading net hitam meningkatkan ukuran buah 33,06% tanpa mengurangi °Brix atau acidity, menjaga keseimbangan rasa dan meningkatkan produksi. Hasil ini menegaskan peran Shading net hijau, biru, dan hitam dalam optimalisasi kualitas fisiokimia dan performa pasca-panen, sebagai alternatif pra-panen yang efisien dibandingkan bagging untuk produksi MD2 kelas ekspor. Kata kunci: Industri, intensitas cahaya, sifat fisikokimia, pra-panen, kerugian pasca-panen.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Agronomi |
| Pengguna Deposit: | 2602384873 Digilib |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:47 |
| Terakhir diubah: | 22 Apr 2026 07:47 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98483 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
