LEONY, SIHALOHO (2026) POTENSI EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) SEBAGAI FUNGISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK PELEPAH PADI (Sarocladium oryzae). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (236Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1945Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1101Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penyakit busuk pelepah padi yang disebabkan jamur Sarocladium oryzae merupakan salah satu penyakit penting. Pengendalian dengan fungisida sintetik berpotensi menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan seperti penggunaan ekstrak kulit pisang kepok sebagai fungisida nabati. Limbah kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) mengandung senyawa fitokimia yang berpotensi sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak limbah kulit pisang kepok dalam menekan pertumbuhan S. oryzae secara in vitro, menentukan nilai EC₅₀, serta mengetahui kandungan senyawa fitokimia secara kualitatif. Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan tiga faktor, yaitu jenis pelarut (air dan etanol 70%), umur simpan serbuk kulit pisang kepok (0, 1, 2, dan 3 bulan), dan konsentrasi ekstrak (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%), dengan tiga ulangan. Variabel pengamatan meliputi diameter koloni jamur, kerapatan spora, nilai EC₅₀, dan uji fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang kepok dengan pelarut etanol 70%, umur simpan serbuk 3 bulan, dan konsentrasi 20% merupakan kombinasi perlakuan terbaik dalam menekan pertumbuhan diameter koloni yaitu sebesar 88% dan sporulasi S. oryzae sebesar 1,24. Nilai EC₅₀ ekstrak etanol 70% berada pada kisaran 3,65–10%, sedangkan ekstrak pelarut air memerlukan konsentrasi lebih tinggi yaitu 0,17–15,18%. Ekstrak kulit pisang kepok mengandung senyawa fitokimia yang menghambat pertumbuhan S. oryzae, dengan pelarut etanol 70% lebih pekat dibandingkan air sehingga lebih efektif. Kata kunci: Busuk pelepah padi, EC₅₀, kulit pisang kepok, pestisida nabati, Sarocladium oryzae.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Proteksi Tanaman |
| Pengguna Deposit: | 2602963635 Digilib |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:21 |
| Terakhir diubah: | 22 Apr 2026 08:21 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98491 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
