EKA , KURNIATI (2026) KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM FILM KEJAR MIMPI GASPOL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (41Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2677Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2226Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna yang dibangun dalam sebuah film melalui pendekatan semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga tingkatan pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Masalah dalam penelitian ini adalah pemaknaan tanda, baik yang muncul melalui visual maupun audio dalam film Kejar Mimpi Gaspol serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terdapat dalam setiap scene film dan menjelaskan bagaimana hasil analisis tersebut dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa film Kejar Mimpi Gaspol. Data penelitian mencakup tanda-tanda visual dan audio yang muncul dalam adegan film, meliputi gestur, ekspresi tokoh, latar tempat, dialog, dan monolog yang memuat makna denotatif, konotatif, dan mitos. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi dengan menonton film secara berulang, mencatat dialog, serta mengambil tangkapan layar pada adegan yang relevan. Data tersebut kemudian dianalisis melalui proses reduksi, pengelompokan, dan interpretasi berdasarkan teori semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menemukan 21 data dan secara keseluruhan terdapat 50 hasil analisis data, yang terdiri atas 21 makna denotatitif memperlihatkan gambaran nyata dari adegan, tokoh, dan situasi dalam film, 21 makna konotatif mengungkap makna tambahan yang terbentuk melalui ekspresi, tindakan, hubungan antartokoh, serta suasana cerita, dan 8 makna mitos menampilkan nilai-nilai budaya, pandangan masyarakat, dan keyakinan sosial yang tersirat dalam cerita. Temuan ini diimplikasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA untuk membantu peserta didik memahami makna tersurat dan tersirat serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari dalam teks cerpen kelas XI. Kata kunci: semiotika Roland Barthes,Film, pembelajaran cerpen. This research is motivated by the importance of understanding the meanings constructed in a film through Roland Barthes' semiotic approach, which encompasses three levels of meaning: denotation, connotation, and myth. The problem in this research is the interpretation of signs, both visual and audio, in the film "Kejar Mimpi Gaspol" (Chasing the Dream of Gaspol), and their implications for Indonesian language learning in high schools. This study aims to describe the denotative, connotative, and mythical meanings contained in each scene in the film and to explain how the results of this analysis can be applied to Indonesian language learning in schools. This study uses a qualitative descriptive method with the data source being the film "Kejar Mimpi Gaspol." The research data includes visual and audio signs appearing in the film's scenes, including gestures, character expressions, settings, dialogues, and monologues containing denotative, connotative, and mythical meanings. Data collection was conducted through observation and documentation by repeatedly watching the film, recording dialogue, and taking screenshots of relevant scenes. The data were then analyzed through a process of reduction, grouping, and interpretation based on Roland Barthes's semiotic theory. The study yielded 21 data points, resulting in a total of 50 data analysis results. These data consisted of 21 denotative meanings, which depict concrete depictions of scenes, characters, and situations in the film; 21 connotative meanings, which reveal additional meanings formed through expressions, actions, relationships between characters, and the story's atmosphere; and 8 mythical meanings, which convey cultural values, societal views, and social beliefs implicit in the story. These findings are applied to Indonesian language learning in high school to help students understand explicit and implicit meanings and relate them to everyday life in eleventh-grade short stories. Keywords: Roland Barthes's semiotics, film, short story learning.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 400 Bahasa |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Pengguna Deposit: | 2602872452 Digilib |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:13 |
| Terakhir diubah: | 22 Apr 2026 08:13 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98492 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
