PUTRI, OCTAVIA (2026) KAJIAN KRIMINOLOGI KEJAHATAN PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK OLEH KERABAT KELUARGA (Studi di Polresta Bandar Lampung. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (130Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (5Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (5Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pemerkosaan terhadap anak oleh kerabat keluarga merupakan kejahatan yang sangat serius dan berdampak mendalam secara fisik dan psikologis bagi korban. Seseorang telah melakukan suatu kejahatan pasti memiliki sebab atau faktor dari luar dan dalam diri pelaku. Kejahatan tersebut dapat didasari dengan diawali pelaku yang tidak bisa mengotrol hawa nafsunya atau lingkungan yang mempengaruhi kondisi psikis pelaku. Kejahatan Pencabulan dengan kekerasan diatur dalam Pasal 285 dan Pasal 289 KUHP memutuskan “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia diluar perkawinan, diancam karena melakukan tindak pidana kesusilaan.Oleh Sebab itu diperlukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana penangulangan kepolisian polresta Bandar lampung terhadap factor kriminologi pelaku yang dapat menjadi pemicu pemerkosaan terhadap kerabat ataupun keluarga. Permasalahan penelitian ini adalah Apakah faktor penyebab terjadinya tindak pidana pemerkosaan anak oleh Kerabat Keluarga di Kota Bandar Lampung dan Bagaimanakah upaya penanggulangan terhadap pemerkosaan anak oleh Kerabat Keluarga di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan Yuridis Normatif dan Yuridis Empiris,dengan Prosedur Pengumpulan data dalam penulisan Ini dilakukan dengan cara studi kepustakan dan lapangan.Narasumber dari penelitian Ini terdiri dari Dosen bagian hukum pidana Dr.Heni Siswanto,S.H.,M.H. Penyidik pada Polresta Kota Bandar Lampung Ipda Dimas Habiyoga, S.H., Lembaga Advokasi Anak (LADA) Bidang Konseling Anak pada DAMAR Kota Bandar Lampung Afrintina. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana pemerkosaan anak oleh kerabat dikota Bandar Lampung yakni faktor internal dan eksternal pada tindak pidana pemerkosaan anak oleh kerabat keluarga yaitu faktor lingkungan salah satu penyebab terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak, khususnya apabila pelaku berasal dari orang-orang terdekat korban serta Faktor psikologis juga menjadi penyebab penting dalam terjadinya tindakPutri Octavia kekerasan seksual terhadap anak. Pelaku sering kali memiliki gangguan kepribadian, kontrol diri yang lemah, atau penyimpangan seksual yang mendorong munculnya hasrat seksual terhadap anakFaktor psikologis juga menjadi penyebab penting dalam terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak. Pelaku sering kali memiliki gangguan kepribadian, kontrol diri yang lemah, atau penyimpangan seksual yang mendorong munculnya hasrat seksual terhadap anakFaktor psikologis juga menjadi penyebab penting dalam terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak. Pelaku sering kali memiliki gangguan kepribadian, kontrol diri yang lemah, atau penyimpangan seksual yang mendorong munculnya hasrat seksual terhadap anak, Upaya Penanggulangan Terhadap Pemerkosaan Anak Oleh Kerabat Keluarga Di Kota Bandar Lampung dilakukan dengan cara 1) Memberikan Sosialisasi Secara Rutin Tentang Kekerasan Seksual Terhadap Anak ,2) Pengembangan Keterampilan Masyarakat untuk Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual. 3) Upaya Represif Melalui Penegakan Hukum Yang Tegas Dan Efektif Upaya represif melalui penegakan hukum yang tegas dan efektif merupakan langkah penting dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak. Saran dalam penelitian ini Kepolisian dan Kejaksaan, diharapkan lebih mengoptimalkan upaya penanggulangan tindak pidana pemerkosaan anak oleh kerabat keluarga melalui pendekatan penal dan non-penal secara terpadu. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas terhadap pelaku guna memberikan efek jera, disertai dengan upaya preventif melalui penyuluhan hukum, pengawasan lingkungan keluarga, serta pembatasan akses terhadap pornografi yang terbukti menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya kejahatan seksual terhadap anak. Selain itu, koordinasi antarinstansi dan lembaga perlindungan anak perlu diperkuat agar penanganan perkara berjalan efektif dan berpihak pada perlindungan korban. Kata Kunci: Kriminologi; Pemerkosaan; Anak;
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2602039200 Digilib |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:38 |
| Terakhir diubah: | 22 Apr 2026 08:38 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98496 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
