NOLDY, MASYITHA (2026) PERTANGGUNGJAWABAN DIREKSI JIKA TERJADI KERUGIAN DALAM PERPEKTIF BUSINESS JUDGEMENT RULES. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (153kB) | Preview |
|
|
Text
2.SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (24MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (24MB) | Preview |
Abstract
Penuntutan hukum terhadap direksi perseroan atas keputusan bisnis yang berimplikasi pada kerugian perusahaan, meskipun keputusan tersebut telah diambil dengan pertimbangan yang wajar dan itikad baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan doktrin Business Judgment Rule dalam sistem hukum korporasi Indonesia terhadap tanggung jawab hukum direksi atas keputusan bisnis yang berisiko, serta bentuk ketidakpastian hukum dan tumpang tindih norma antara hukum perusahaan dan hukum keuangan negara yang berpotensi menyeret direksi ke ranah pidana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan tipe deskriptif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif normatif melalui penafsiran dan argumentasi hukum. Hasil penelitian dipahami bahwa doktrin Business Judgment Rule secara substansial telah diakomodasi dalam sistem hukum korporasi Indonesia melalui prinsip-prinsip kehati-hatian, itikad baik, dan loyalitas direksi dalam menjalankan pengurusan perseroan. Sistem pertanggungjawaban direksi pada dasarnya hanya dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan kesalahan atau kelalaian. Namun, dalam praktik peradilan masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapan doktrin tersebut. Selain itu, ketidakpastian hukum muncul akibat tumpang tindih pengaturan antara hukum perusahaan dan hukum keuangan negara yang menyebabkan kerugian bisnis kerap ditafsirkan sebagai kerugian negara, sehingga membuka ruang kriminalisasi terhadap keputusan bisnis yang secara hukum perdata sah. Diperlukan harmonisasi regulasi serta perumusan standar pengujian Business Judgment Rule yang lebih jelas dan terukur guna menjamin kepastian hukum serta memberikan perlindungan yang proporsional bagi direksi dalam menjalankan fungsi pengurusan perseroan. Kata kunci: Pertanggungjawaban Direksi, Business Judgment Rule, Kerugian Bisnis, Kepastian Hukum.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 340 ?? |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | 2602127396 Digilib |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 07:13 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 07:13 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98502 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
