RESPONS PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) HALFSIB KLON MCC 02 TERHADAP APLIKASI KOMPOS AEROB DAN PUPUK ANORGANIK DI PEMBIBITAN

Chintya, Nur Ramadhani (2026) RESPONS PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) HALFSIB KLON MCC 02 TERHADAP APLIKASI KOMPOS AEROB DAN PUPUK ANORGANIK DI PEMBIBITAN. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (244Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1098Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (690Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Produksi kakao di Indonesia terus mengalami penurunan tiap tahunnya, salah satu penyebabnya yaitu capaian produksi yang belum optimal. Peningkatan produksi dapat dilakukan melalui penggunaan bahan tanam bermutu dan bersertifikat agar menghasilkan bibit unggul dengan potensi hasil maksimal. Bibit unggul memerlukan media tanam yang mampu memenuhi kebutuhan unsur hara melalui aplikasi pupuk guna menunjang pertumbuhan. Pupuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah kompos aerob dan pupuk anorganik (urea dan NPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah respons bibit kakao terhadap pemberian kompos aerob dipengaruhi oleh pemberian pupuk anorganik dan mengetahui kombinasi pupuk manakah yang menghasilkan pertumbuhan bibit kakao terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian, Universitas Lampung pada bulan Juni-Oktober 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 2×3 dengan dua faktor: kompos aerob (K0 = tanpa kompos, K1 = aplikasi kompos) dan pupuk anorganik (P0 = aplikasi NPK dan urea 0% dosis rekomendasi, P1 = aplikasi NPK dan urea 50% dosis rekomendasi, P3 = aplikasi NPK dan urea 100% dosis rekomendasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar respons pertumbuhan bibit kakao terhadap aplikasi kompos aerob dipengaruhi oleh pemberian pupuk anorganik pada variabel jumlah daun, tingkat kehijauan daun, diameter batang, bobot segar tajuk, dan bobot kering tajuk. Kombinasi kompos aerob dan tanpa pupuk anorganik menjadi perlakuan yang terbaik dalam menghasilkan bibit kakao. Kata kunci: bibit kakao, kompos aerob, pupuk anoranik

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Agronomi
Pengguna Deposit: 2602877777 Digilib
Date Deposited: 27 Apr 2026 01:23
Terakhir diubah: 27 Apr 2026 01:23
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98639

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir