DHIAH, AMBARWATI (2026) KEBERLANJUTAN BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI TAMBAK INKLUSIF: STUDI KASUS CV CHANDRA PERDANA ABADI KABUPATEN PESAWARAN. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (25Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2637Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2178Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di wilayah pesisir yang berdekatan dengan permukiman masyarakat atau tambak inklusif menghadapi tantangan keberlanjutan yang kompleks, terutama terkait kualitas lingkungan, produktivitas, dan interaksi sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan perairan dalam mendukung keberlanjutan budidaya udang vaname serta merumuskan strategi keberlanjutan yang diterapkan pada tambak inklusif studi kasus CV Chandra Perdana Abadi di Kabupaten Pesawaran. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode studi kasus. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui pengukuran parameter kualitas air fisika, kimia, dan biologi yang meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas, alkalinitas, nitrit, amonia, total bahan organik, plankton, total bakteri count dan total Vibrio count, yang dibandingkan dengan baku mutu budidaya udang vaname. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberlanjutan budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas perairan masih berada dalam kisaran layak untuk mendukung budidaya udang vaname, meskipun terdapat potensi tekanan lingkungan akibat aktivitas permukiman. Analisis SWOT menunjukkan bahwa peta strategi yaitu mendukung strategi agresif. Strategi yang dapat dilakukan untuk keberlanjutan budidaya udang vaname adalah menggunakan kekuatan (strengths) untuk meraih peluang (opportunity). Tambak inklusif direkomendasikan melakukan penguatan manajemen kualitas air, penerapan biosecurity dan teknologi budidaya, peningkatan efisiensi produksi, serta penguatan hubungan sosial dan kelembagaan dengan masyarakat sekitar, sehingga integrasi aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial menjadi kunci keberlanjutan budidaya udang vaname pada sistem tambak inklusif. Kata kunci: Analisis SWOT, Budidaya udang vaname, Keberlanjutan, Kelayakan perairan, Tambak inklusif
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut |
| Pengguna Deposit: | 2602985096 Digilib |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 04:12 |
| Terakhir diubah: | 27 Apr 2026 04:12 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98659 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
