Peran Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung Dalam Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM)

Muhammad , Zacky (2026) Peran Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung Dalam Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (143Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FUL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2996Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FUL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2827Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) menjadi elemen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kota Bandar Lampung, yang masih dihadapkan pada berbagai kendala seperti keterbatasan modal, kualitas sumber daya manusia, akses pasar, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam mendukung produk lokal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Dinas Perindustrian dalam pengembangan IKM serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pembinaan dan pendampingan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 5 informan yang terdiri dari 2 pegawai Dinas Perindustrian dan 3 pelaku IKM yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Perindustrian tidak lagi terbatas pada fungsi administratif, melainkan telah bertransformasi sebagai agen struktural yang membentuk dan mengarahkan praktik ekonomi pelaku IKM melalui pembinaan, fasilitasi legalitas, serta perluasan akses pasar. Dalam perspektif teori strukturasi Anthony Giddens, dinamika ini mencerminkan adanya relasi dualitas antara struktur (kebijakan, program, dan regulasi pemerintah) dan agen (pelaku IKM dan masyarakat), di mana keduanya saling memengaruhi dan membentuk keberlangsungan praktik ekonomi. Namun demikian, efektivitas interaksi tersebut masih dihambat oleh faktor sosial seperti rendahnya daya beli masyarakat, terbatasnya kolaborasi antar pelaku usaha, serta ketergantungan pada intervensi pemerintah. Oleh karena itu, penguatan hubungan timbal balik antara struktur dan agen menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem IKM yang adaptif, mandiri, dan berkelanjutan, sehingga mampu berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan ekonomi lokal Kata Kunci: Industri Kecil dan Menengah (IKM), Peran Dinas Perindustrian, Teori Strukturasi

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 301 Sosiologi dan antropologi
300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Sosiologi
Pengguna Deposit: 2602322653 Digilib
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:29
Terakhir diubah: 29 Apr 2026 01:29
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98784

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir