FUNGSI NUWO ADAT BUWAI BOLAN KIBANG WARGO NEGARO SEBAGAI PUSAT LITERASI BUDAYA PEPADUN

Livia , Sanalin (2026) FUNGSI NUWO ADAT BUWAI BOLAN KIBANG WARGO NEGARO SEBAGAI PUSAT LITERASI BUDAYA PEPADUN. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (107kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Nuwo Adat Buwai Bolan Kibang Wargo Negoro merupakan rumah adat Lampung Pepadun yang pada awalnya berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus ruang penyimpanan benda-benda adat dan bersejarah masyarakat Menggala. Seiring waktu, rumah adat ini mengalami perkembangan fungsi menjadi ruang yang lebih terbuka dan dimanfaatkan sebagai pusat literasi budaya. Perubahan ini didorong oleh inisiatif pemilik rumah serta keterbukaan akses bagi masyarakat, pelajar, dan mahasiswa, sehingga rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan interaksi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi Nuwo Adat sebagai pusat literasi budaya Pepadun. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis dilakukan untuk memahami perkembangan fungsi sosial rumah adat. Untuk menjelaskan dinamika tersebut, digunakan teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons melalui skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latent Pattern Maintenance) yang dikaitkan dengan empat indikator literasi budaya, yaitu pengenalan budaya lokal, pelestarian dan pewarisan nilai budaya, kegiatan komunitas adat, serta komunikasi dan interaksi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi rumah adat sebagai pusat literasi budaya berkembang melalui kegiatan kunjungan edukatif, pelatihan sastra lisan, diskusi komunitas, dan musyawarah adat. Ditinjau melalui teori AGIL, fungsi integration dan latent pattern maintenance menjadi aspek paling dominan karena didukung oleh interaksi sosial yang intens dan keberlangsungan praktik adat. Fungsi adaptation terlihat dari perubahan pemanfaatan rumah adat sebagai ruang pembelajaran budaya, sedangkan fungsi goal attainment belum terlihat kuat karena kegiatan berlangsung mengikuti partisipasi masyarakat. Kata Kunci : Nuwo Adat, Literasi Budaya, AGIL, Fungsionalisme Struktural, Lampung Pepadun.

Item Type: Other
Subjects: ?? 370 ??
?? 809 ??
Divisions: FKIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS
Depositing User: 2602417776 Digilib
Date Deposited: 05 May 2026 01:47
Last Modified: 05 May 2026 01:47
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98998

Actions (login required)

View Item View Item