Hydro-hegemony India Terhadap Bangladesh Dalam Ganges Water Sharing Treaty (2019-2024)

Naila Fahsya, Anindhiya (2026) Hydro-hegemony India Terhadap Bangladesh Dalam Ganges Water Sharing Treaty (2019-2024). Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (290kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sungai lintas batas kerap menjadi ruang interaksi sekaligus ketegangan antarnegara karena distribusi air, posisi geografis, dan kapasitas pengelolaan yang tidak selalu setara. Relasi antara India sebagai negara hulu dan Bangladesh sebagai negara hilir pada Sungai Gangga memperlihatkan dinamika yang kompleks. Pembangunan dan pengoperasian infrastruktur di wilayah hulu, termasuk pengaturan aliran melalui Farakka Barrage, berdampak langsung pada ketersediaan air di wilayah hilir. Meskipun kedua negara terikat dalam Ganges Water Sharing Treaty 1996 dan secara formal menjalankan kerja sama pembagian air, muncul pertanyaan mengenai dinamika kerja sama tersebut berlangsung dalam struktur kekuasaan yang tidak setara, terutama ketika satu pihak memiliki kontrol lebih besar atas infrastruktur, data hidrologi, dan kapasitas teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hegemoni dalam pengelolaan Sungai Gangga antara India dan Bangladesh dengan menggunakan kerangka hydro-hegemony yang dikembangkan oleh Mark Zeitoun dan Jeroen Warner. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif eksploratif melalui analisis dokumen terhadap perjanjian bilateral, laporan resmi pemerintah, serta data sekunder mengenai kapasitas material dan institusional kedua negara. Analisis difokuskan pada komponen power asymmetry, sources of power, water resource control strategies, serta outcome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan material, kontrol atas infrastruktur hulu, serta rancangan institusional yang tidak menciptakan pengendalian bersama menempatkan India pada posisi dominan dalam struktur pengelolaan sungai. Kerja sama tetap berlangsung dan relatif stabil, namun berada dalam struktur kekuasaan yang tidak setara. Berdasarkan analisis seluruh komponen teori, relasi ini merepresentasikan bentuk hydro-hegemony yang dipertahankan melalui keunggulan struktural dan otoritas institusional tanpa paksaan terbuka.

Item Type: Other
Subjects: ?? 300 ??
?? 302 ??
?? 320 ??
Divisions: ?? hubungan_internasional ??
Depositing User: 2605928629 Digilib
Date Deposited: 06 May 2026 07:42
Last Modified: 06 May 2026 07:42
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99134

Actions (login required)

View Item View Item