FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN E-MONEY DI BEBERAPA NEGARA ASEAN DAN BEBERAPA NEGARA G20 (INDONESIA, MALAYSIA, THAILAND, FILIPINA, TURKI, ARGENTINA, BRAZIL, PRANCIS, INDIA, DAN ITALIA)

FISCHA, SYAFIRA AYU (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN E-MONEY DI BEBERAPA NEGARA ASEAN DAN BEBERAPA NEGARA G20 (INDONESIA, MALAYSIA, THAILAND, FILIPINA, TURKI, ARGENTINA, BRAZIL, PRANCIS, INDIA, DAN ITALIA). Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (135Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3650Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3507Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai faktor makroekonomi terhadap nilai transaksi e-money pada sejumlah negara ASEAN dan G20, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Turki, Argentina, Brazil, Prancis, India, dan Italia. Variabel yang dianalisis mencakup pertumbuhan PDB, impor, sektor industri, konsumsi akhir, Foreign Direct Investment (FDI), penggunaan internet, serta pertumbuhan penduduk. Penelitian ini menggunakan metode analisis data panel dengan pendekatan regresi guna mengidentifikasi hubungan antarvariabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impor, penggunaan internet, dan pertumbuhan penduduk memiliki pengaruh positif terhadap nilai transaksi emoney. Sebaliknya, sektor industri, konsumsi akhir, dan FDI menunjukkan pengaruh negatif. Temuan ini menegaskan bahwa perkembangan e-money dipengaruhi oleh tingkat keterbukaan ekonomi, ketersediaan infrastruktur digital, serta karakteristik struktur ekonomi masing-masing negara. Dalam hal ini, penggunaan internet menjadi faktor paling dominan dalam mendorong adopsi sistem pembayaran digital. Meskipun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang masih dihadapi, seperti rendahnya literasi keuangan digital, ketimpangan infrastruktur, serta tingginya ketergantungan pada uang tunai di beberapa negara berkembang yang menghambat optimalisasi penggunaan e-money. Oleh karena itu, digitalisasi sistem pembayaran memiliki potensi besar dalam meningkatkan inklusi keuangan dan efisiensi ekonomi. Namun, hal ini memerlukan dukungan kebijakan yang tepat, peningkatan literasi digital, serta penguatan infrastruktur guna mewujudkan pembangunan yang inklusif secara menyeluruh. Kata Kunci: E-money, digitalisasi pembayaran, inklusi keuangan, faktor makroekonomi, data panel, ASEAN, G20, penggunaan internet

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi
Program Studi: FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S2-Magister Ilmu Ekonomi
Pengguna Deposit: 2605463127 Digilib
Date Deposited: 07 May 2026 01:34
Terakhir diubah: 07 May 2026 01:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99191

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir