ANISA, ZULFA NABILA (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM SIGER SULTAN DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Kepemilikan identitas kependudukan merupakan hal fundamental dalam menjamin terpenuhinya hak-hak sipil setiap warga negara, termasuk bagi penyandang disabilitas. Kota Bandar Lampung terdiri dari 20 kecamatan dengan total penyandang disabilitas mencapai 2275 jiwa dan hanya sekitar 648 warga disabilitas yang sudah memiliki identitas kependudukan berupa KTP-el pada tahun 2023- 2025. Hal tersebut karena penyandang disabilitas sering mengalami hambatan fisik dan aksesibilitas dalam melakukan perekaman KTP-el secara mandiri. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung melaksanakan program Siger Sultan, yaitu sistem gerakan layanan administrasi kependudukan khusus penyandang disabilitas dan masyarakat rentan dengan cara jemput bola melakukan perekaman secara langsung ke lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program Siger Sultan serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori Implementasi manajemen program dari George Terry digunakan sebagai pisau analisis, yang mencakup indikator Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pelaksanaan (Actuating), dan Pengawasan (Controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program masih menghadapi beberapa kendala antara lain, keterbatasan informasi yang diterima kelompok sasaran, keterbatasan Sumber Daya Manusia dan juga ketiadaan mekanisme monitoring dan evaluasi secara terstruktur dan formal. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya kualitas pelayanan administrasi kependudukan, khususnya dalam aspek penyebaran informasi layanan, keterjangkauan pelayanan jemput bola, serta efektivitas pelaksanaan layanan bagi penyandang disabilitas. Kesimpulannya, meskipun program Siger Sultan telah membantu sebagian penyandang disabilitas dalam mendapatkan identitas kependudukan, pelaksanaannya belum berjalan optimal dan memerlukan peningkatan dalam aspek koordinasi, kapasitas sumber daya dan dukungan teknis. Kata Kunci: Implementasi Program, Manajemen Program, Siger Sultan, Penyandanf Disabilitas, Identitas Kependudukan, KTP-el
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 300 ?? |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Prodi Administrasi negara |
| Depositing User: | 2605575145 Digilib |
| Date Deposited: | 07 May 2026 08:44 |
| Last Modified: | 07 May 2026 08:44 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99254 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
