DESI , ASTRI (2026) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID TANPA KOMPLIKASI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG PERIODE JULI – DESEMBER 2025. FAKULTAS KEDOKTERAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (2086Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2251Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2251Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Background: Typhoid fever remains one of the most common infectious diseases in Indonesia and requires appropriate antibiotic therapy to accelerate clinical recovery and prevent complications. Variations in antibiotic selection in clinical practice may influence treatment outcomes. This study aimed to evaluate antibiotic utilization and its effectiveness based on fever clearance time in patients with uncomplicated typhoid fever. Methods: This retrospective observational study used medical records of hospitalized patients at Advent Hospital Bandar Lampung during July–December 2025. A total of 72 patients were included. Data were analyzed descriptively to determine patient characteristics and patterns of antibiotic use. One Way ANOVA was performed to assess differences in antibiotic effectiveness based on fever clearance time (hours). Results: Most patients were female (58,33%) and aged 19–59 years (97,22%). The most common length of hospitalization was 4 days (45,83%). Ceftriaxone was the most frequently used antibiotic (68,06%), followed by levofloxacin (13,89%) and cefixime (9,72%). Statistical analysis p = 0,681 (p < 0,05), indicating no significant difference in effectiveness among the antibiotics based on fever clearance time in patients with uncomplicated typhoid fever. Conclusions: Antibiotic use in patients with uncomplicated typhoid fever was predominantly ceftriaxone, and all antibiotics showed relatively similar effectiveness in shortening fever clearance time. Keywords: Antibiotics, Effectiveness, Fever Clearance Time, Typhoid Fever. Latar Belakang: Demam tifoid masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang sering ditemukan di Indonesia dan memerlukan terapi antibiotik yang tepat untuk mempercepat perbaikan klinis serta mencegah komplikasi. Perbedaan pemilihan antibiotik dalam praktik klinis dapat memengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan menilai penggunaan antibiotik dan efektivitasnya berdasarkan waktu bebas demam pada pasien demam tifoid tanpa komplikasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif menggunakan data rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung periode Juli – Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 72 pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat karakteristik pasien dan pola penggunaan antibiotik, serta uji One Way ANOVA untuk menilai perbedaan efektivitas antibiotik yang dilihat berdasarkan waktu bebas demam (jam). Hasil: Sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan (58,33%) dan berada pada kelompok usia 19–59 tahun (97,22%). Lama rawat inap terbanyak adalah 4 hari (45,82%). Antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu seftriakson (68,06%), diikuti levofloksasin (13,89%) dan sefiksim (9,72%). Hasil uji statistik menunjukkan p = 0,681 (p < 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada efektivitas antibiotik yang dilihat berdasarkan waktu bebas demam (jam) antara beberapa jenis antibiotik yang digunakan oleh pasien demam tifoid tanpa komplikasi. Kesimpulan: Penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid tanpa komplikasi didominasi oleh seftriakson, dan seluruh antibiotik yang digunakan menunjukkan efektivitas yang relatif sama dalam mempercepat waktu bebas demam pasien. Kata Kunci: Antibiotik, Demam Tifoid, Efektivitas, Waktu Bebas Demam.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi |
| Pengguna Deposit: | 2602542086 Digilib |
| Date Deposited: | 07 May 2026 08:52 |
| Terakhir diubah: | 07 May 2026 08:52 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99259 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
