CAMPUR KODE JAMOU TRADISEI MOSOK MAJEW DI GEDUNG AJI KABUPATEN TULANG BAWANG JAMOU IMPLIKASINOU DILEM PEMBELAJARAN BAHASOU LAMPUNG DI SMP

NURUL RAMADHINA , LUTFI (2026) CAMPUR KODE JAMOU TRADISEI MOSOK MAJEW DI GEDUNG AJI KABUPATEN TULANG BAWANG JAMOU IMPLIKASINOU DILEM PEMBELAJARAN BAHASOU LAMPUNG DI SMP. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (319Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2396Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2165Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitiyan ejou betujuwan guwai ngidentipikasiken bentuk-bentuk jamou paktor penyebab terjadinou campur kode dilem tradisei Mosok Majew, sekaligus ngedeskripksiken implikasi campur kode jamou tradisei Mosok Majew tehadop pembelajaran bahasou Lampung di SMP. Tradisei Mosok Majew ngerupaken bagiyan anjak sistem adat sai sarat jamou nilai budayou sai diwarisken secarou turun-menurun. Penelitiyan ejou nerapken metode deskriptif kualitatif ngelalui pendekatan etnograpi, jamou teknik pengumpulan data sai ngeliputi obserpasi, wawancara ngedilem jamou toko adat jamou pelakeu tradisei, serta studi dokumentasi berupa rekaman jamou transkripsi tuturan. Analisis data dilaksanaken secara sistematis ngelalui tahapan reduksi data, penyajian data, jamou penajamouan kesimpulan guna ngehasilken temuwan sai valid terkait peristiwa tutur tersebut. Hasil penelitiyan ngidentipikasi 21 data campur kode sai ngelibatken bahasou Lampung, Indonesia, Jawou, jamou Arab, sai terklasipikasi dilem bentuk kata, prasa, baster, pengulangan kata, idiom, jamou klausa. Penongena ejou dipengaruhi oleh latar belakeng sosial-budayou, kebiyasaan kedwibahasouan penutur, senouasi tutur, serta tujuwan komunikasi. Temuwan ejou berimplikasi jamou pembelajaran Bahasou Lampung di SMP, khususnya sebagai materi pengayaan teks drama kontekstual jamou Kompetensi Dasar (KD) 9.3.7 jamou 9.4.7. Integrasi hasil penelitian ejou ke dilem Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) diharapken mampu ningkatken keterampilan berbahasou siswa sekaligus nginternalisasi nilai-nilai kearipan lokal. Kata kunci: campur kode, tradisei mosok majew, sosiolinguistik, pembelajaran bahasou Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan bentuk-bentuk dan faktor penyebab terjadinya campur kode dalam tradisi Mosok Majew, sekaligus mendeskripksikan implikasi campur kode dengan tradisi Mosok Majew tehadop pembelajaran bahasa Lampung di SMP. Tradisi Mosok Majew merupakan bagian dari sistem adat yang sarat dengan nilai budaya yang diwariskan secara turunmenurun. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan etnografi, dengan teknik pengumpulan data sai meliputi observasi, wawancara mendalem dengan toko adat dan pelaku tradisi, serta studi dokumentasi berupa rekaman dan transkripsi tuturan. Analisis data dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penajamouan kesimpulan guna menghasilkan temuan sai valid terkait peristiwa tutur tersebut. Hasil penelitian mengidentifikasi 21 data campur kode yang melibatkan bahasa Lampung, Indonesia, Jawa, jamou Arab, yang terklasifikasi dalam bentuk kata, frasa, baster, pengulangan kata, idiom, dan klausa. Fenomena ini dipengaruhi dengan latar belakeng sosial-budaya, kebiasaan kedwibahasaan penutur, senouasi tutur, serta tujuan komunikasi. Temuan ini berimplikasi dengan pembelajaran Bahasa Lampung di SMP, khususnya sebagai materi pengayaan teks drama kontekstual dengan Kompetensi Dasar (KD) 9.3.7 jamou 9.4.7. Integrasi hasil penelitian ini ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berbahasa siswa sekaligus nginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal. Kata kunci: campur kode, tradisi mosok majew, sosiolinguistik, pembelajaran bahasa Lampung. This research aims to identipy the porms and pactors that cause code mixing in the Mosok Majew tradition, as well as describing the implications op code mixing in the Mosok Majew tradition por Lampung language learning in junior high schools. The Mosok Majew tradition is part of a customary system that is full of cultural values that have been passed down from generation to generation. This research applies a qualitative descriptive ngethod through an ethnographic approach, with data collection techniques that include observation, in-depth interviews with traditional shops and traditional practitioners, as well as docungentation studies in the porm op recordings and transcriptions op speech. Data analysis was carried out systematically through the stages op data reduction, data presentation, and drawing conclusions in order to produce valid pindings regarding the speech event. The research results identipied 21 code-mixed data involving Lampung, Indonesian, Javanese and Arabic, which were classipied in the porm op words, phrases, basters, word repetitions, idioms and clauses. This phenongenon is inpluenced by sociocultural background, speaker's bilingual habits, speech senouation, and communication goals. These pindings have implications por learning Lampung language in junior high schools, especially as enrichngent material por contextual drama texts in Basic Competencies (KD) 9.3.7 and 9.4.7. It is hoped that the integration op the results op this research into the Learning Implengentation Plan (RPP) will be able to improve students' language skills while internalizing local wisdom values. Keywords: Code mixing, Tradition Mosok Majew, Sociolinguistics, Lampung language learning.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
400 Bahasa
Program Studi: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa Lampung
Pengguna Deposit: 2605921954 Digilib
Date Deposited: 08 May 2026 01:47
Terakhir diubah: 08 May 2026 01:47
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99272

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir