ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETIDAKPATUHAN PENGGUNAAN PRE-EXPOSURE PROPHYLAXIS PADA LAKI-LAKI YANG BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI-LAKI DI KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG

HERTARSIH, - (2026) ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETIDAKPATUHAN PENGGUNAAN PRE-EXPOSURE PROPHYLAXIS PADA LAKI-LAKI YANG BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI-LAKI DI KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat global, terutama pada populasi kunci seperti laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL). Salah satu upaya pencegahan HIV adalah penggunaan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP). Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kepatuhan penggunaannya. Di Kota Bandar Lampung, khususnya di Kecamatan Kemiling, kasus HIV menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih optimal melalui peningkatan kepatuhan penggunaan PrEP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan penggunaan PrEP pada LSL di Kecamatan Kemiling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026, dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square serta analisis multivariat berupa regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan (p-value 0,002), pendidikan (p-value 0,016), motivasi (p-value 0,003), dan stigma masyarakat (p-value 0,002) terhadap ketidakpatuhan penggunaan PrEP. Sementara itu, Persepsi Penggunaan PrEP (p-value 0,629), karakteristik seksual HIV (p-value 0,768) dan layanan kesehatan (p-value 0,359) tidak berpengaruh. Motivasi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap ketidakpatuhan penggunaan PrEP dengan hasil statistik (p-value 0,008, OR 5,221). Disarankan bagi penyedia layanan kesehatan untuk mengoptimalkan program pendampingan yang berfokus pada penguatan motivasi internal dan dukungan psikososial serta peningkatan pengetahuan guna memastikan keberlanjutan ketidakpatuhan penggunaan PrEP. Kata kunci: HIV, Ketidakpatuhan, LSL, Motivasi, PrEP.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 610 ??
Divisions: ?? mgs_keshtn_masyarakat ??
Depositing User: 2605069932 Digilib
Date Deposited: 08 May 2026 02:38
Last Modified: 08 May 2026 02:38
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99283

Actions (login required)

View Item View Item