Delsa Bonita Sari , Simanullang (2026) MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAHAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI GAPOKTANHUT PUJO MAKMUR KPH PESAWARAN. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (161Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (899Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (790Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pengelolaan hutan secara berkelanjutan melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Gapoktanhut Pujo Makmur menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga keseimbangan ekologi. Modal sosial menjadi faktor krusial dalam menentukan efektivitas pengelolaan sumber daya hutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur-unsur modal sosial masyarakat serta mengevaluasi tingkat modal sosial dalam pengelolaan HKm di Gapoktanhut Pujo Makmur, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara menggunakan kuesioner terhadap 67 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dengan rumus Slovin dari total 205 anggota. Analisis dilakukan berdasarkan enam pilar modal sosial: organisasi dan jaringan, kepercayaan dan solidaritas, aksi kolektif dan kerja sama, informasi dan komunikasi, kohesi sosial dan inklusi, serta pemberdayaan dan aksi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh unsur modal sosial telah terbentuk dengan kekuatan utama pada tingginya tingkat kepercayaan, solidaritas, dan struktur organisasi yang jelas. Namun, masih terdapat kelemahan pada aspek partisipasi aksi kolektif, rendahnya jejaring eksternal, serta pemberdayaan yang belum optimal. Tingkat modal sosial masyarakat berada pada kategori dasar hingga substansial menurut kontinum Uphoff. Modal sosial telah berkembang dari sekadar norma menjadi praktik yang memberikan manfaat nyata bagi anggota, meskipun penguatan kapasitas kelembagaan dan perluasan jaringan eksternal tetap diperlukan untuk keberlanjutan pengelolaan. Kata Kunci: aksi kolektif dan kerja sama, informasi dan komunikasi, kepercayaan dan solidaritas, kohesi sosial dan inklusi, organisasi dan jaringan Sustainable forest management through the Community Forest (HKm) scheme at Gapoktanhut Pujo Makmur positions the community as the primary actor in improving well-being while maintaining ecological balance. Social capital is a crucial factor in determining the effectiveness of forest resource management. This study aims to identify the elements of community social capital and evaluate the level of social capital in HKm management at Gapoktanhut Pujo Makmur, Pesawaran Regency, Lampung Province. The research method employed a qualitative descriptive approach, with primary data collected through interviews using a questionnaire administered to 67 respondents selected via simple random sampling using the Slovin formula from a total of 205 members. The analysis was conducted based on the six pillars of social capital: organizations and networks; trust and solidarity; collective action and cooperation; information and communication; social cohesion and inclusion; and empowerment and political action. The results of the study indicate that all elements of social capital have been established, with the primary strengths being high levels of trust, solidarity, and a clear organizational structure. However, there are still weaknesses in collective action participation, limited external networks, and suboptimal empowerment. The community’s level of social capital falls within the elementary to substantial category on Uphoff’s continuum. Social capital has evolved from mere norms into practices that provide tangible benefits to members. However, institutional capacity building and the expansion of external networks remain necessary for the sustainability of management. Kata Kunci: collective action and cooperation, information and communication, organizations and networks, social cohesion and inclusion, trust and solidarity
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum > 001 Ilmu pengetahuan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Kehutanan |
| Pengguna Deposit: | 2605753553 Digilib |
| Date Deposited: | 21 May 2026 08:23 |
| Terakhir diubah: | 21 May 2026 08:23 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99636 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
