EVALUASI SKEMATIK ALOKASI AIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI WAY SEKAMPUNG STUDI KASUS : BENDUNGAN BATUTEGI KABUPATEN TANGGAMUS

PHOHAN, - (2026) EVALUASI SKEMATIK ALOKASI AIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI WAY SEKAMPUNG STUDI KASUS : BENDUNGAN BATUTEGI KABUPATEN TANGGAMUS. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (3834Kb) | Preview
[img] File PDF
2. FILE THESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. FILE THESIS FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (4Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Bendungan Batutegi merupakan infrastruktur strategis di Provinsi Lampung yang berperan dalam penyediaan air irigasi, air baku, dan pemeliharaan aliran sungai. Penelitian ini menganalisis ketersediaan air (debit andalan), kebutuhan air, serta neraca air dan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) pada sistem Bendungan Batutegi–Bendung Argoguruh. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data debit tercatat periode 2014–2023, analisis kebutuhan air irigasi DI Sekampung seluas ±55.373 ha, kebutuhan air baku PERUMDAM, serta aliran pemeliharaan bendungan. Neraca air dan RAAT disusun berdasarkan prioritas penggunaan air pada tiga skenario kondisi hidrologi, yaitu tahun kering (keandalan 66,67%), tahun normal (50%), dan tahun basah (33,33%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air maksimum mencapai 81,31 m³/s pada kondisi basah, sedangkan pada kondisi kering ketersediaan air menurun hingga di bawah 10 m³/s pada puncak musim kemarau. Kebutuhan air didominasi oleh irigasi dengan kebutuhan maksimum sebesar ±76,35 m³/s pada periode Februari–Maret dan minimum 0,00 m³/s pada September, sementara kebutuhan air baku relatif konstan, yaitu PERUMDAM Pringsewu 0,10 m³/s, UPT PAM Metro 0,05 m³/s, PERUMDAM Kota Bandar Lampung 0,72–0,75 m³/s, dan Perumda Air Minum Pesawaran 0,03 m³/s. Analisis neraca air menunjukkan surplus maksimum sebesar +3,94 m³/s pada kondisi basah dan defisit maksimum sebesar −2,91 m³/s pada kondisi kering. RAAT yang disusun dengan pendekatan prioritas berjenjang dinilai mampu mendukung pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan. Kata kunci: Bendungan Batutegi; Debit Andalan; Neraca Air; Rencana Alokasi Air Tahunan; Daerah Irigasi

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S2-Magister Teknik Sipil
Pengguna Deposit: 2605467874 Digilib
Date Deposited: 26 May 2026 07:41
Terakhir diubah: 26 May 2026 07:41
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99719

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir