Rifa, Ayunina (2026) UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN WALISONGO (Heptapleurum arboricola Hayata) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI HAMA KUTU PUTIH (Paracoccus marginatus) PADA TANAMAN PEPAYA (Carica papaya L. ). FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (270kB) | Preview |
|
|
Text
FILE SKRIPSI FULL .pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
FILE SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu komoditas holtikultura yang penting di Indonesia. Produksi pepaya di Provinsi Lampung pada tahun 2024 mengalami penurunan, salah satunya akibat serangan hama kutu putih (Paracoccus marginatus) yang mengisap cairan tanaman sehingga menyebabkan daun menguning, buah menghitam, dan batang membusuk. Pengendalian hama yang ramah lingkungan dapat dilakukan menggunakan insektisida nabati dari tanaman walisongo yang mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, fenol, dan terpenoid yang bersifat toksik bagi serangga. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas ekstrak metanol daun walisongo terhadap kutu putih pada tanaman pepaya serta menentukan nilai LC50 dan LT50. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan empat konsentrasi ekstrak (0%, 5%, 10%, dan 15%) dan tujuh waktu pengamatan (1, 3, 6, 12, 24, 48, dan 72 jam) dengan tiga ulangan, setiap unit perlakuan menggunakan 10 ekor kutu putih. Ekstraksi dilakukan menggunakan metanol 99% dan uji fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa aktif. Data kualitatif diperoleh dari uji fitokimia dianalisis menggunakan analisis deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan uji probit untuk menentukan LC50 dan LT50, serta ANOVA yang dilanjutkan uji Tukey. Hasil menunjukkan peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan mortalitas kutu putih, dengan konsentrasi 15% menghasilkan kematian 100% pada 72 jam. Nilai LC50 Ektrak metanol daun walisongo efektif sebagai insektisida nabati dengan konsentrasi 6,56% setelah waktu paparan 3 jam dan nilai LT50 waktu 3,80 jam pada konsentrasi 15%. Kata Kunci: Ekstrak metanol walisongo, Insektisida nabati, Paracoccus marginatus, Pepaya, Walisongo.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 500 ?? ?? 570 ?? |
| Divisions: | ?? biologi_terapan ?? |
| Depositing User: | 2605028470 Digilib |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 03:18 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 03:18 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99904 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
