%A Wiwik Sulistiyani 0717021071 %J Digital Library %T REPRODUKSI DAN PERKEMBANGAN LARVA Nereis sp. PADA MEDIA YANG BERBEDA %X Abstrak Nereis sp. merupakan spesies dari kelas polychaeta yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi sehingga sangat dibutuhkan sebagai pakan bagi udang induk. Sebagai pakan, cacing laut ini dibutuhkan dalam jumlah besar. Untuk memenuhi kebutuhan cacing laut, masyarakat khususnya para petambak udang masih mengandalkan tangkapan langsung dari alam. Hal ini dapat mengakibatkan rusaknya populasi cacing tersebut di alam dan juga berdampak pada rusaknya ekosistem mangrove. Upaya pemenuhan kebutuhan konsumen terhadap cacing laut untuk kegiatan budidaya, saat ini mutlak diperlukan dengan tetap mempertahankan kaedah konservasi lingkungan, salah satu upayanya dengan cara melakukan pembudidayaan cacing laut. Budidaya cacing laut dapat dilakukan dengan mendapatkan formulasi pakan dalam bentuk media terbaik yang dapat memacu reproduksi cacing laut (Nereis sp.), sehingga upaya pemenuhan terhadap kebutuhan cacing laut dalam pembudidayaan udang dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis media terbaik yang dapat memacu reproduksi Nereis sp. dan mengetahui perkembangan larva Nereis sp. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Perairan Jurusan Biologi FMIPA Univesitas Lampung pada Bulan April sampai dengan Bulan Juni 2011. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing- masing perlakuan dengan 2 kali ulangan. Data yang diperoleh berupa kepadatan populasi larva serta ukuran tubuh larva dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan untuk mendapatkan beda nyata pada antar perlakuan dilanjutkan dengan Uji Student-Newman Klaus (SNK) pada taraf ? = 5%. Sedangkan untuk perkembangan larva Nereis sp. dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media baik serasah bakau, dedak, kotoran kambing maupun campuran selama dua bulan pengamatan di laboratorium belum ii mampu memacu reproduksi Nereis sp sehingga penelitian mengenai perkembangan larva tidak dapat dilakukan. Namun demikian, media yang merupakan campuran serasah bakau, dedak, dan kotoran kambing mampu memberikan pertambahan berat serta segmen yang lebih baik dari ketiga media lainnya. Pengukuran data penunjang berupa suhu pada semua media pemeliharaan berkisar 27,38 --28,25o C, salinitas 18,38 ? 19,33 ppt, pH air 7,98 ? 8,6, dan pH media 8. Suhu dan salinitas media pemeliharaan berada dalam kisaran suhu optimum untuk pertumbuhan, sedangkan pH air dan pH media berada di atas kisaran pH optimum untuk pertumbuhan. Kata Kunci : Reproduksi, Nereis sp., formulasi pakan %D 2012 %L eprints14571