%0 Generic %A ANA RIANTI, 1213024003 %C FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN %D 2016 %F eprints:23062 %I UNIVERSITAS LAMPUNG %T PROFIL KOMPETENSI LITERASI SAINS SISWA SMP KELAS IX SE-KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN AJARAN 2015/2016 %U http://digilib.unila.ac.id/23062/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi literasi sains siswa kelas IX SMP se- Kecamatan Pagelaran, dan faktor - faktor yang berpengaruh terhadap kompetensi literasi sains siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 341 siswa kelas IX yang berasal dari siswa SMP se- Kecamatan Pagelaran pada tahun ajaran 2015/2016 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal PISA 2006, angket guru dan angket siswa. Data kuantitatif berupa kompetensi literasi sains siswa yang diperoleh dari jawaban siswa pada soal PISA 2006 dan dianalisis dengan melakukan perhitungan rerata skor dan diinterpretasikan ke dalam tabel kriteria. Data kualitatif berupa faktor - faktor berpengaruh terhadap kompetensi literasi sains siswa yang diperoleh dari jawaban siswa pada angket kemudian iii dianalisis dengan menghitung persentase dan diinterpretasikan ke dalam tabel kriteria. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi literasi sains siswa termasuk dalam kriteria “sangat rendah” dengan skor rerata 33,60. Kompetensi literasi sains berdasarkan status sekolah menunjukkan siswa di sekolah negeri memiliki kompetensi literasi lebih tinggi dibandingkan siswa di sekolah swasta. Sedangkan kompetensi literasi berdasarkan gender, siswa perempuan memiliki kompetensi literasi lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Kompetensi literasi sains siswa ditinjau dari soal PISA menunjukkan bahwa aspek “mengidentifikasi permasalahan ilmiah” merupakan aspek yang paling banyak dikuasai siswa, Aspek “menggunakan bukti-bukti ilmiah” merupakan aspek yang paling sedikit dikuasai siswa. Adapun faktor internal yang mempengaruhi kompetensi literasi sains siswa adalah minat siswa untuk melanjutkan sekolah. Faktor motivasi dan kebiasaan belajar tidak berpengaruh terhadap kompetensi literasi sains siswa. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi adalah proses pembelajaran guru dikelas, fasilitas pembelajaran IPA, latar belakang pendidikan orang tua, bimbingan orang tua dirumah, dan profesionalisme guru. Kunci : literasi sains, status sekolah, gender