TY - GEN CY - UNIVERSITAS LAMPUNG ID - eprints25316 UR - http://digilib.unila.ac.id/25316/ A1 - RANI PRATAMA PUTRI , 131801136 Y1 - 2017/01/13/ N2 - Latar Belakang: Keluarga Berencana merupakan program pemerintah untuk mengatur laju pertambahan penduduk di Indonesia dengan menggunakan metode kontrasepsi. Kontrasepsi dibagi menjadi dua jenis, yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non MKJP). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi yaitu usia ibu, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak, pengetahuan, sikap ibu, dukungan suami, dan pelayanan kb. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi dalam pemilihan jenis kontrasepsi IUD dan implant di Kecamatan Sukarame Kota Bandarlampung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif dengan pendekatan crosssectional yang melibatkan 58 responden akseptor kontrasepsi IUD dan implant di Kecamatan Sukarame pada bulan September hingga November 2016. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat uji Chi-Square dan uji alternatif Fisher Exact dengan ? = 0,05. Hasil: Hasil penelitian didapatkan faktor pengetahuan yang baik memiliki kemungkinan 2,160 lebih besar menggunakan kontrasepsi implant. Pada faktor sikap ibu yang baik memiliki kemungkinan 2,381 lebih besar menggunakan kontrasepsi IUD. Pada faktor dukungan suami tidak ternilai karena semua data yang didapatkan kurang baik. Pada faktor pelayanan KB yang baik memiliki kemungkinan 0,259 lebih besar menggunakan kontrasepsi implant. Simpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu faktor-faktor tersebut lebih mempengaruhi penggunaan kontrasepsi implant dibandingkan IUD. Kata Kunci : Implant, Intra Uterine Devices (IUD), Kontrasepsi. ABSTRACT Background: Keluarga Berencana (KB) is a government program to set the population rate in Indonesia which use a contraceptive method. Contraception is divided into two types, namely Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) and Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non MKJP). As for the factors that influence the use of contraception are the mother's age, education, occupation, number of children, knowledge, attitude of a mother, a husband, and KB service support. This research was conducted to find out what factors affect the selection of IUD contraceptive type and implants in Sukarame district of Bandarlampung. Method: This research is correlative analytic with cross-sectional approach involving 58 respondents of IUD contraceptive acceptors and implants in Sukarame district on September to November 2016. Data was analyzed using univariate analysis and bivariate Chi-Square test and Fisher Exact alternative test with ? = 0.05. Result: The results of this research show that a good knowledge factor has the greater possibility use which is 2.160 contraceptive implants. Furthermore, a good attitude of mother factor has the greater possibility use which is 2.381 contraceptive IUD. Meanwhile, a support from the husband factor is invaluable because all of the obtained data was poor. Finally, a good KB service factor has the greater possibility use which is 0.259 contraceptive implants. Conclusion: The conclusion of this research, namely the factors mentioned above have greater impact on the use of contraceptive implants compared to IUD. Keyword : Implant, Intra Uterine Devices (IUD), Contraception. PB - FAKULTAS KEDOKTERAN TI - PERBANDINGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN KONTASEPSI INTRA UTERINE DEVICES (IUD) DAN KONTRASEPSI IMPLANT PADA WANITA USIA SUBUR DI KECAMATAN SUKARAME KOTA BANDARLAMPUNG AV - restricted ER -