%A 1341011036 IKE RAHAYU %T PENGARUH STRUKTUR CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KESULITAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011-2015 %X Kesulitan keuangan adalah keadaan yang dimulai saat perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban atau terindikasi tidak dapat memenuhi kewajibannya. Prediksi kesulitan keuangan sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi suatu perusahaan mengalami kebangkrutan, ketika perusahaan telah menunjukkan sinyal akan mengalami kebangkrutan, maka pihak-pihak yang berkepentingan manajer, investor, dan pemilik perusahaan akan segera mengambil keputusan agar perusahaan tidak mengalami kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh struktur corporate governance terhadap kesulitan keuangan. Jumlah sampel sebanyak 23 observasi dari 130 populasi perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011-2015. Sampel dipilih dengan menggunakan Purposive Sampling. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan regresi logistik dengan variabel dummy,ditemukan bahwa corporate governance dalam mekanisme dewan direksi, dewan komisaris, kepemilikan institusional pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011-2015 tidak dapat digunakan untuk mengurangi kesulitan keuangan perusahaan. Mekanisme corporate governance dewan direksi berpengaruh positif terhadap kesulitan keuangan. Kata Kunci :corporate governance, Kesulitan Keuangan abstarct Financial distress is a situation that began when the company can not fulfill its liabilities. Financial distress prediction is needed to anticipate a company bankruptcy , when the company has shown a bankruptcy signal, then the parties like managers, investors and business owners will soon take a decision so that the company did not experience a bankruptcy. The purpose of this study is to determine the effect of corporate governance structure to financial distress. The total sample of 23 observations of 130 population in this research is the manufacturing company listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2011 to 2015. The sample was selected by using purposive sampling. Based on the test results by using logistic regression with dummy variables, it was found that corporate governance in mechanism board of directors, board of commissioner, institutional ownership in manufacturing company listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2011 to 2015 can not be used to decrease the financial distress. Mechanism corporate governance board of directors positive effect to financial distress. Key words: corporate governance, financial distress %C UNIVERSITAS LAMPUNG %D 2017 %I FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS %L eprints26235