%0 Generic %A Anita Sari, 1317011003 %C UNIVERSITAS LAMPUNG %D 2017 %F eprints:28625 %I Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam %T KAJIAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd), TEMBAGA (Cu), KROMIUM (Cr) DAN MANGAN (Mn) PADA IKAN TERI KERING (Stolephorus sp.) DI PESISIR TELUK LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM %U http://digilib.unila.ac.id/28625/ %X ABSTRAK Telah dilakukan kajian sebaran logam berat Pb, Cd, Cu, Cr, dan Mn pada ikan teri kering (Stolephorus sp.) yang diperoleh dari Pesisir Teluk Lampung. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran logam berat di Pesisir Teluk lampung, dengan cara menganalisis kandungan logam berat yang terakumulasi di dalam biota air di perairan tersebut. Ikan teri merupakan salah satu ikan yang masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat ekonomi kelas menengah. Titik pengambilan sampel ikan teri kering yaitu di pengasinan Pulau Pasaran dan Lempasing. Sampel diberi label sesuai dengan sumber diperolehnya ikan tersebut, yaitu Pulau Sebesi, Selesung dan Legundi. Logam berat dalam sampel dianalisis dengan menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil analisis pada ketiga sampel (Sebesi, Selesung, dan Legundi) menunjukkan bahwa kadar logam Pb antara 0,084-0,114 ppm, logam Cd antara 0,084-0,087 ppm, logam Cu antara 0,091-0096 ppm, logam Cr antara 0,063-0,084 ppm, dan logam Mn antara 0,081- 0,157 ppm. Berdasarkan hasil analisis pada ketiga sampel tersebut menunjukkan bahwa kadar logam Pb, Cd, Cu, Cr, dan Mn masih berada dibawah batas aman yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN, 2009) dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM No. 03725/B/SK/89). Kata Kunci: Kajian kandungan logam berat, Pb, Cd, Cu, Cr, Mn, Ikan Teri Kering, (Stolephorus sp.), SSA, Teluk Lampung ABSTRACT Study on distribution of heavy metal (Pb, Cd, Cu, Cr and Mn) has been done in dried enchovy (Stolephorus.sp) obtained from the Coastal Bay of Lampung. The study aims to investigate the level of heavy metal pollution in the Coastal Bay of Lampung by analyzing the content of heavy metal that were accumulated in aquatic biota at these aquatic. Anchovy is one of the fish that is still widely consumed by middle class economic society. The dried anchovy that used a sample was taken from the marination around of Pasaran and Lempasing Island. The samples were given label according to the source of where the fishs were obtained, namely as Sebesi, Selesung, and Legundi Island. The heavy metal in samples than analyzed by Atomic Absorption Spectrophotometry method (AAS). The result analysis on the three of samples (Sebesi, Selesung, and Legundi) show that the content of Pb metal is 0,084-0,114 ppm, Cd metal is 0,084-0,087 ppm, Cu metal is 0,091-0096 ppm, Cr metal is 0,063-0,084 ppm, Cr metal is 0,063-0,084 ppm, and Mn metal is 0,081-0,157 ppm. Based on the result of analysis on the three of samples show that the content of Pb, Cd, Cu, Cr, and Mn metals were still below of the safety limit which set by the National Standardization Agency (BSN, 2009) and the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM No. 03725/B/SK/89) Keywords: Study of heavy metal content, Pb, Cd, Cu, Cr, Mn, dried anchovy (Stolephorus sp.), AAS, Lampung Bay