%0 Generic %A I MADE ADHI SETIA WIJAYA, 1418011102 %C FAKULTAS KEDOKTERAN %D 2018 %F eprints:32800 %I UNIVERSITAS LAMPUNG %T HUBUNGAN USIA DENGAN NILAI TES TOLERANSI GLUKOSA ORAL ( TTGO) PADA GENERASI PERTAMA PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) TIPE 2 %U http://digilib.unila.ac.id/32800/ %X Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kelainan kerja insulin atau keduanya. Faktor resiko DM Tipe 2 diantaranya adalah umur dan faktor genetik. Peningkatan prevalensi DM pada keluarga penderita DM dibandingkan dengan populasi pada umumnya disebabkan oleh faktor genetik. Diagnosis awal gangguan glukosa dalam darah dilakukan pemeriksaan tes toleransi glukosa oral (TTGO). Metode: Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional terhadap 40 responden generasi pertama pendeita DM tipe 2. Jenis uji analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Data yang diambil berupa data primer yaitu hasil pemeriksaan darah responden generasi pertama penderita DM tipe 2. Variabel penelitian ini yaitu usia responden keturunan pertama DM tipe 2 dan nilai TTGO. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan sebagian besar generasi pertama penderita DM tipe 2 usia 30-39 tahun mengalami Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) (70%) dan nilai TTGO normal sebagian besar pada usia 20-29 tahun (71,4%). Hasil uji Chi-Square hubungan usia dengan nilai TTGO pada generasi perrtama penderita diabetes melitus (DM) tipe 2 diperoleh nilai p = 0,018. Simpulan: Terdapat hubungan antara usia dengan nilai TTGO pada generasi pertama penderita DM tipe 2yang diteliti. Kata kunci: usia, diabetes melitus, toleransi glukosa terganggu